Melaksanakan ibadah umroh di bulan Ramadhan memiliki tempat istimewa di hati umat Islam. Momentum suci ini tidak hanya menawarkan keutamaan spiritual, tetapi juga pengalaman yang berbeda dari umroh di bulan-bulan lainnya. Tak heran jika setiap tahun, permintaan umroh Ramadhan selalu meningkat, bahkan sejak jauh hari.
Salah satu biro perjalanan yang menangkap tren ini adalah Dewangga Umroh Jogja, biro resmi yang berbasis di Yogyakarta dan telah berpengalaman memberangkatkan ribuan jamaah. Dewangga menawarkan fasilitas nyaman dan bimbingan ibadah terpadu agar jamaah bisa fokus memperbanyak amal di bulan penuh berkah ini.Berikut lima keistimewaan utama dari ibadah umroh yang dilakukan di bulan Ramadhan:
1. Pahala Umroh Setara Haji Bersama Nabi
Keutamaan pertama sekaligus paling dikenal dari umroh di bulan Ramadhan adalah janji pahala yang besar. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Umrah di bulan Ramadhan menyamai pahala haji bersamaku.”
Hadis ini sering dijadikan motivasi utama bagi umat Islam untuk berangkat umroh di bulan suci. Meski secara hukum tidak menggantikan ibadah haji, namun nilai dan ganjaran pahala yang dijanjikan sungguh luar biasa.
Dengan suasana spiritual yang lebih khusyuk, umroh di bulan Ramadhan menjadi kesempatan langka untuk memperbanyak amal dan meraih ampunan Allah SWT.
2. Suasana Masjidil Haram dan Nabawi yang Lebih Hidup
Berbeda dengan bulan-bulan biasa, suasana Makkah dan Madinah selama Ramadhan terasa lebih hidup. Masjidil Haram dipenuhi jamaah dari seluruh dunia yang datang untuk beribadah, tadarus, dan melakukan i’tikaf.
Di Masjid Nabawi, suasana Ramadhan juga tak kalah istimewa. Setiap hari menjelang berbuka, ribuan paket iftar gratis dibagikan kepada jamaah. Suasana ini membangkitkan rasa persaudaraan antarumat Islam, tanpa memandang bangsa maupun warna kulit.
3. Kesempatan I’tikaf dan Qiyamul Lail
Bagi jamaah yang ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah, umroh di akhir Ramadhan memberi peluang untuk beritikaf di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Menetap di masjid selama sepuluh malam terakhir, memperbanyak shalat, dzikir, dan doa, menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Tak hanya itu, jamaah juga bisa mengikuti shalat tarawih dan qiyamul lail yang diimami oleh qari-qari terbaik dunia. Momen ini sulit ditemukan di tempat lain dan menjadi pengalaman spiritual yang mendalam.
4. Menyambut Lailatul Qadar di Tanah Suci
Salah satu malam paling dicari selama Ramadhan adalah malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah menjanjikan pahala luar biasa bagi siapa pun yang beribadah di malam tersebut.
































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…