BANDA ACEH – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman menerima kunjungan jajaran Baitul Mal Kabupaten Simeulue di ruang kerjanya, Rabu (11/6/2025).
Pertemuan tersebut membahas sinergi antara program afirmasi penerimaan mahasiswa UIN Ar-Raniry dengan Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang digagas oleh Baitul Mal Simeulue.
Ketua Baitul Mal Simeulue, Supriadi mengatakan bahwa program SKSS bertujuan mendorong setiap keluarga miskin di Simeulue memiliki setidaknya satu anggota keluarga bergelar sarjana.
“Tahun ini kami melibatkan empat perguruan tinggi negeri, yakni USK, UIN Ar-Raniry, STAIN Meulaboh, dan Universitas Teuku Umar. Untuk UIN sendiri kami targetkan sekitar 60 mahasiswa,” ujar Supriadi.
Ia menjelaskan, animo generasi muda di Simeulue untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi cukup tinggi, namun kerap terbentur oleh persoalan biaya. Karena itu, pihaknya meminta dukungan kuota dan jalur afirmasi pada program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“Anak-anak Simeulue punya potensi besar. Kami mohon dukungan afirmasi dari UIN Ar-Raniry agar mereka mendapat kesempatan lebih luas untuk kuliah,” kata Supriadi.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Mujiburrahman menyatakan kesiapan universitas untuk mendukung program afirmasi bagi calon mahasiswa dari Simeulue.
“Ada dua hal mendasar untuk kemajuan Aceh, yakni agama dan pendidikan. Inisiatif Baitul Mal Simeulue ini patut diapresiasi. UIN Ar-Raniry siap memfasilitasi dan memberikan afirmasi kelulusan, sebagaimana kerja sama yang telah berlangsung selama ini,” ujar Mujiburrahman.
Ia menambahkan, peningkatan akses pendidikan tinggi diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Aceh.
“Semakin terdidik masyarakatnya, semakin maju daerahnya. Kami mendukung penuh inisiatif bupati dan Baitul Mal Simeulue untuk mencerdaskan generasi muda Aceh,” katanya.
Rektor Mujiburrahman juga mendorong agar kabupaten/kota lain di Aceh mereplikasi program serupa untuk mempercepat pemerataan pendidikan tinggi di Aceh.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir jajaran Baitul Mal Simeulue Supriadi (Ketua), Rizki Kurniawan, Mauluddin (Bidang Perencanaan, Monitoring, dan Evaluasi), Sahrim Amin (Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan), serta Wahyu Abadi.
Sementara dari pihak UIN Ar-Raniry hadir antara lain Wakil Rektor II Prof Khairuddin, Kabag Umum Hilmi, Ketua Tim Keuangan dan Akuntansi Nur Asiah, Ketua Admisi Muammar Julian, Kabag Akademik Fadhli, dan Ketua Tim Humas dan Kerja Sama Nazaruddin. []
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler