BANDA ACEH – Kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mencatat prestasi gemilang dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) Aceh XIX yang berlangsung di Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, 11–18 Juni 2025.
Dari 59 atlet yang diturunkan pada 10 cabang olahraga, UIN Ar-Raniry berhasil mengumpulkan 41 medali, terdiri atas 7 medali emas, 14 perak, dan 20 perunggu. Capaian tersebut menempatkan UIN Ar-Raniry di posisi keempat dari 39 perguruan tinggi peserta, di bawah Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Bina Bangsa Getsempena, dan UTU sebagai tuan rumah.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan tim pendamping yang telah mengharumkan nama kampus melalui semangat juang dan sportivitas tinggi.
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UIN Ar-Raniry tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan keunggulan di bidang olahraga. Ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang sehat, kompetitif, dan berintegritas,” ujar Mujiburrahman di Banda Aceh, Rabu (18/6/2025).
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof Mursyid Djawas, menegaskan bahwa prestasi tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan di lingkungan kampus.
“POMDA bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga sarana pembentukan karakter, penguatan identitas, dan solidaritas mahasiswa sebagai representasi kampus. Ke depan, kami berkomitmen memperkuat dukungan institusional terhadap pembinaan olahraga,” kata Mursyid.
Ketua kontingen UIN Ar-Raniry, Prof Analiansyah, menyebut bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten serta dedikasi tinggi para atlet.
Sejumlah atlet tampil menonjol, di antaranya Muhammad Wildan Mukhalladun yang sukses meraih lima medali emas dari cabang panahan compound putra. Dari cabang pencak silat, Syahrial dan Djulianda Dirgantara turut menyumbang medali emas masing-masing di kelas D dan F putra.
Sementara satu medali emas lainnya diraih oleh Sufardi NZ dari cabang taekwondo kelas U-63 putra.
Medali lainnya berasal dari cabang bulutangkis, karate, tarung derajat, panahan standar nasional, dan catur klasik beregu. []
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler