BANDA ACEH – Keberadaan Ahmad Sahroni kini menjadi sorotan publik setelah rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk dan dijarah massa.
Peristiwa penggerudukan dan penjarahan kediamannya itu terjadi pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, menyusul kontroversi yang melibatkan Ahmad Sahroni terkait pernyataannya soal kenaikan tunjangan DPR RI.
Rumah Dijarah, Sahroni Menghilang
Saat insiden berlangsung, Sahroni tidak berada di rumah.
Massa yang datang sempat mencari keberadaannya, namun tidak berhasil menemukannya.
Kemarahan warga pun memuncak, menyebabkan kerusakan parah pada rumah bernomor 52 tersebut.
Pagar rumah dirusak, kaca mobil listrik yang terparkir di halaman pecah, dan bodi mobil penyok akibat lemparan benda keras.
Menurut tetangga, Idris, Sahroni sehari-hari tinggal di rumah itu, namun saat kejadian ia sedang berada di Singapura.
“Iya tinggal di sini. Lagi ke Singapur,” ujar Idris kepada TribunJakarta.com.
Viral Foto dan Spekulasi Pelarian
Foto Sahroni yang diduga hendak pergi ke Singapura sempat viral di media sosial.
Influencer Ferry Irwandi mengunggah foto seorang pria mengenakan topi dan jaket yang duduk di ruang tunggu, diduga Sahroni.
Dalam unggahannya, Ferry menyebut bahwa jika benar sosok itu adalah Sahroni, maka ia dianggap pengecut karena tidak menghadapi konsekuensi dari ucapannya.
Spekulasi semakin berkembang setelah netizen melaporkan bahwa Sahroni kembali terbang ke Eropa Timur menggunakan penerbangan SQ326 dari Singapura ke Frankfurt.
Ia diduga melanjutkan perjalanan ke Prague, Ceko atau Zagreb, Kroasia.
“AS dikabarkan naik SQ first class ke Frankfurt,” tulisnya.
Dalam unggahan yang dikutip Sripku.com tersebut, diungkapkan bahwa Sahroni menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan SQ3266. “SQ326 SIN – FRA, AIRBUS A380 – 800 (9V-SKV),” sambungnya.
Dari sana, ia diduga melanjutkan perjalanan ke Eropa Timur, tepatnya ke Prague, Ceko atau Zagreb, Kroasia.
Alasan Ahmad Sahroni Belum Bisa Pulang ke Indonesia
Sebelumnya, Ahmad Sahroni telah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia seraya menegaskan bahwa dirinya belum bisa kembali ke tanah air dalam waktu dekat.
Hal itu disampaikan melalui unggahan di akun X @SahroniNasdem pada Minggu (31/8/2025).
“Untuk seluruh rakyat Indonesia, saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan yang telah saya lontarkan. Saya dengan penuh kerendahan hati, tidak akan mengulangi dan akan memperbaiki,” tulis Sahroni dalam cuitannya.
Namun, bagian paling krusial dari pernyataannya adalah penolakannya untuk pulang ke Indonesia.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler