ACEH BESAR – Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Baitul Maghfirah, Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Ir. H. Said Muslim, secara resmi melantik jajaran Pengurus Remaja Masjid (Remas) Baitul Maghfirah periode 2026–2029. Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Imum Syiek Masjid Baitul Maghfirah Ustaz Mahdi Hamzah, SH, Sekretaris DKM H. Agus Salim, SE, Bendahara H. Muchaeri, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, H. Said Muslim menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi Rabbani di tengah tantangan era modern. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat pembinaan generasi muda agar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dan spiritual dengan masjid.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan Remaja Masjid merupakan wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Melalui kegiatan Remas, diharapkan tumbuh generasi muda yang menjadikan perilaku hidup bersih, sehat secara lahiriah, serta bersih secara batiniah sebagai fondasi karakter muslim sejati.
Pelantikan pengurus Remaja Masjid Baitul Maghfirah ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan peran pemuda dalam memakmurkan masjid. Para pengurus diminta memahami tugas dan tanggung jawabnya secara sungguh-sungguh, tidak sekadar seremonial, tetapi aktif bergerak dalam bidang dakwah, sosial, dan pendidikan.
Kegiatan pelantikan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol sinergi antara pengurus masjid, remaja masjid, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang religius, aman, dan harmonis.
Adapun susunan Pengurus Remaja Masjid Baitul Maghfirah periode 2026–2029 terdiri atas Imum Syiek Masjid Baitul Maghfirah dan Ketua DKM Masjid Baitul Maghfirah sebagai penanggung jawab dan pembina. Dewan penasihat diisi oleh Muhammad Yani, S.Pd.I., M.Ag., Irfan Idris, ST, Rachmad Sofyan, B.Sc., MT, dan Sri Gunawan.
Sementara pengurus harian meliputi Ketua Ammar Yasir, Wakil Ketua Kausar Ulhaq, Sekretaris M. Sirajul Yasir, dan Bendahara Salma Azzura. Pengurus juga dilengkapi sejumlah bidang, antara lain Diklat dan Kaderisasi, Dakwah dan Syiar Islam, Sosial dan Hubungan Masyarakat, Informasi dan Komunikasi, serta Keputrian, dengan melibatkan puluhan remaja sebagai bentuk regenerasi dan penguatan peran pemuda masjid. []






























































































