BANDA ACEH – Tersangka kasus dugaan ijazah mantan Presiden Joko Widodo, Rustam Effendi, membeberkan pengalamannya berinteraksi dengan Eggi Sudjana yang kini justru berada di kubu berseberangan.Rustam mengaku awalnya mengenal Eggi Sudjana saat pengacara senior itu menjadi kuasa hukum Bambang Tri dalam perkara tudingan ijazah palsu Jokowi. Dari situ, komunikasi Rustam dengan Eggi yang dianggapnya alim semakin intens terutama dalam mengawal isu ijazah Jokowi.
“Awal-awal sih bagus lah. Bang Egi banyak ngajarin soal agama. Kalau (pesan elektronik) kirimannya tuh selalu hadis-hadis, gitu kan,” ujar Rustam menceritakan sosok Eggi.
Namun, sikap Eggi belakangan justru membuat Rustam merasa sebaliknya. Terlebih setelah Eggi diketahui menemui Jokowi dan menerima SP3 dari kepolisian.
“Buat saya, sejak Bang Eggi ke tempat Jokowi, itu sudah selesai. Apa yang dia ucapkan jauh dari perilakunya,” ujar Rustam, dikutip dari YouTube Forum Keadilan TV.
Yang paling membekas bagi Rustam adalah nasihat almarhum ekonom senior Rizal Ramli yang ternyata kini terbukti. Rustam mengaku pernah diperingatkan langsung oleh Rizal agar berhati-hati dengan Eggi Sudjana.
“Senior-senior, kawan bahkan almarhum Rizal Ramli pernah menyatakan kepada saya, ‘Rustam kamu hati-hati dengan Eggi. Dia bisa sewaktu-waktu balik badan’,” kenang Rustam.
“Tapi saya enggak percaya saat itu, enggak mungkin lah ini orang kayaknya alim banget. Tapi ternyata hari ini terbukti,” tambah Rustam, yang juga mengaku mendapat nasihat sama dari almarhum Fikri Thalib dan aktivis senior Yus Sumadipraja.
Terkait perubahan sikap Eggi, Rustam mengaku sudah mencium tanda-tanda sejak beberapa bulan sebelum pertemuan Eggi dengan Jokowi di Solo pada 8 Januari 2025. Ia menyebut adanya informasi bahwa Eggi meminta dua nama agar tidak ditangkap dalam perkara ijazah Jokowi.
“Yang pasti salah satunya disebut Eggi Sudjana,” kata Rustam menirukan pengakuan pihak pengacara Jokowi yang menemuinya secara tertutup.
“Buat saya ini semua sudah di-setting. Jadi tidak kaget meski membuat saya cukup nyesek,” pungkasnya.































































































