Rabu, 24/07/2024 - 23:05 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

Pakar: Peternak Unggas Harus Antisipasi Dampak Kemarau Basah

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

Kemarau basah bisa memicu outbreaks pada unggas.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

PURWOKERTO — Pakar peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Akhmad Sodiq mengingatkan peternak unggas untuk mengantisipasi dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh kemarau basah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

“Posisi sekarang harusnya sudah musim kemarau tapi ternyata masih hujan. Kemudian kita kenal sebagai kemarau basah,” katanya, Jumat (10/6/2022). Ia mengatakan permasalahan yang dihadapi peternak ruminansia saat musim kemarau adalah ketersediaan hijauan pakan ternak.

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

Akan tetapi dengan adanya kemarau basah, justru menguntungkan peternak ruminansia karena ketersediaan hijauan pakan ternak tetap ada. Sementara pada ternak unggas, kondisi kemarau basah harus menjadi perhatian serius karena pada unggas terdapat endoparasit (parasit yang hidup dalam organ tubuh) terutama di dalam usus.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

“Endoparasit itu kalau pada kondisi normal akan berkembang normal, kondisinya umpamanya 5 persen, 10 persen, dan sebagainya. Tapi kalau pada kondisi dingin, itu barangkali dorman (perkembangannya terhambat),” kata Rektor Unsoed itu.

Berita Lainnya:
Smelter Freeport Akhirnya Beroperasi, Airlangga: Ini Pabrik Extraordinary
ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

Ia mengatakan pada kondisi panas, endoparasit yang dorman itu akan muncul berbarengan dan dikenal dengan “outbreaks” atau kejadian luar biasa. “Kalau muncul bersama-sama kan tidak bagus, artinya itu potensi bermasalah,” katanya menjelaskan.

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Lebih lanjut, Prof Sodiq mengatakan jika “outbreaks” terjadi dalam kondisi berkepanjangan, akan menurunkan serapan nutrisi di dalam unggas. Menurut dia, turunnya serapan nutrisi akan berdampak terhadap penurunan tingkat imunitas, sehingga akan menurunkan produktivitas.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

“Jadi kerangka teoritisnya seperti itu. Nah, kemudian bagaimana implikasinya untuk peternakan yang ada di kita terutama unggas? Ini ada dua,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Ia mengatakan dampak kemarau basah pada ternak unggas yang dipelihara dalam sistem “closed house” yang sudah banyak diterapkan oleh banyak peternak kemungkinan tidak terlalu besar karena segala sesuatunya diatur, baik kelembapan, suhu, dan sebagainya. “Demikian pula dengan kotorannya. Kotoran itu juga diatur sedemikian rupa, sehingga ternak kemungkinan kecil mematuk-matuk kotoran yang ada endoparasitnya tadi,” kata Guru Besar Fakultas Peternakan Unsoed itu.

Berita Lainnya:
Dirut Pertamina Kembali Raih Penghargaan Best CEO di Asian Excellence Award 2024

Akan tetapi terhadap unggas di peternakan rakyat yang tempatnya terbuka, kata dia, dampak kemarau basah perlu diantisipasi. Karena endoparasit yang keluar bersama kotoran akan dipatuk-patuk oleh ayam sehingga berbahaya bagi unggas.

“Apalagi kondisi imunnya turun dan ini berpotensi terhadap produktivitas karena akan berkurang atau turun,” katanya.

Terkait dengan hal itu, Prof. Sodiq mengemukakan bahwa pengelolaan peternakan rakyat harus diperbaiki, terutama dalam meningkatkan imunitas dengan cara mencukupi kebutuhan nutrisi. Menurut dia, perbaikan kedua berkaitan dengan upaya untuk mempertahankan suhu sesuai dengan kenyamanan masing-masing unggas.

“Kalau tidak diantisipasi, berpotensi mengakibatkan kematian unggas. Mudah-mudahan tidak sampai mengakibatkan kematian, hanya penurunan produktivitas,” katanya.


sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

أَمَّا السَّفِينَةُ فَكَانَتْ لِمَسَاكِينَ يَعْمَلُونَ فِي الْبَحْرِ فَأَرَدتُّ أَنْ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَاءَهُم مَّلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًا الكهف [79] Listen
As for the ship, it belonged to poor people working at sea. So I intended to cause defect in it as there was after them a king who seized every [good] ship by force. Al-Kahf ( The Cave ) [79] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi