Minggu, 26/05/2024 - 21:36 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIFINANSIAL

Kunjungan Wisman Naik 5 Kali Lipat, Sandiaga Optimistis Target 2022 Tercapai

Sandiaga sebut kunjungan wisman April naik 172 persen dibandingkan Maret 2022

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia per April 2022 mencapai 11 ribu lebih kunjungan, naik lima kali lipat dibanding bulan yang sama tahun lalu. Dirinya pun optimistis target kunjungan wisman tahun ini bakal tercapai.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan


Sandiaga mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan pemulihan pariwisata nasional seiring dengan penanganan pandemi Covid-19 yang kian terkendali.


Kunjungan wisman sepanjang April 2022 Jika dibandingkan bulan sebelumnya pun mengalami peningkatan 172 persen. Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia didominasi oleh turis dari lima negara yaitu Australia sebanyak 14 persen, Singapura 11, 4 persen, Malaysia 7,8 persen, India 6,1 persen dan Inggris 5,5 persen.


Pihaknya pun optimistis data kunjungan wisatawan pada Mei 2022 dan bulan-bulan selanjutnya akan meningkat secara signifikan. Ia pun memprediksi puncak peningkatan wisatawan ini akan jatuh di bulan Juli dan Agustus 2022.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Peruri Rebranding, Siap Jalankan Tugas Canggihkan Pemerintahan


“Mudah-mudahan jika situasi pandemi terkendali dan jumlah penerbangan ke Indonesia, terutama Bali bisa terus ditingkatkan,” kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Selasa 14/6/2022).

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action


Seperti diketahui, Kemenparekraf pada tahun ini menargetkan pergerakan wisatawan nusantara sebanyaj 550 juta, kunjungan wisatawan mancanegara 1,8 sampai 3,6 juta kunjungan serta realisasi investasi pariwisata diarget sebesar 2,5 miliar dolar AS.


Sandiaga mengatakan Kemenparekraf/Baparekraf akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, maskapai penerbangan internasional maupun nasional untuk membuka dan menambah frekuensi penerbangan ke Indonesia, terutama Bali.

ADVERTISEMENTS


“Kami ingin melakukan penjajakan peluang-peluang dibukanya jalur dan rute baru misalnya Wakatobi, Belitung, dan beberapa rute-rute yang sekarang membutuhkan penerbangan tambahan,” kata Menparekraf.

ADVERTISEMENTS


Kendati demikian, ia menyadari sangat banyak tantangan atau kendala yang dihadapi untuk membuka rute baru dan menambah jadwal penerbangan. Misalnya terbatasnya jumlah pesawat. Walaupun permintaan meningkat, namun jumlah pesawat masih sangat terbatas imbas pandemi yang membuat pesawat-pesawat tersebut dirumahkan.

Berita Lainnya:
BI dan IFSB Susun Rencana Pengembangan Keuangan Syariah Global


“Dan maskapai penerbangan saat ini juga telah melakukan revitalisasi, sekarang ada sekitar 350 pesawat yang beroperasi dari 550. Ini yang tentunya perlu kita sikapi karena banyak yang masih mengalami maintenance,” kata Menparekraf.


Selain itu, tidak semua negara menerapkan kebijakan pembukaan border misalnya China yang masih belum membuka perbatasannya. Wisatawan mancanegara asal Tiongkok sendiri sangat potensial dan sangat signifikan untuk Indonesia.


“Oleh karena itu kami akan terus menjaga dan merawat momentum kebangkitan kita, kunjungan wisatawan yang semakin meningkat ini kita harapkan bisa membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan,” ujar Menparekraf

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi