Sabtu, 25/05/2024 - 11:43 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Ribuan Warga Bangladesh Tuntut India Kecam Penghinaan Islam dan Nabi Muhammad

PM Bangladesh kecam pernyataan dua petinggi BJP tapi tetap jaga hubungan dengan India

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 DHAKA — Ribuan orang berunjuk rasa di Ibukota Dhaka menuntut pemerintah Bangladesh dan India mengecam pernyataan dua pejabat partai berkuasa India yang menghina Islam. Unjuk rasa dimulai di masjid raya Baitul Mukarram.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan


Polisi memblokir para pengunjuk rasa yang bergerak menuju Kedutaan Besar India. Pengunjuk rasa, Kamis (16/6) mendesak negara-negara mayoritas muslim memboikot produk India dan memutus hubungan dengan New Delhi.


Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dengan terbuka mengecam keras pernyataan dua petinggi Bharatiya Janata Party (BJP). Hasina mempertahankan hubungan yang hangat dengan India.

Berita Lainnya:
Ajak Doakan Korban Perang, Paus Fransiskus: Industri Senjata Ambil Untung dari Kematian


Media India melaporkan Menteri Informasi dan Penyiaran Bangladesh Hasan Mahmud mengatakan persoalan ini merupakan permasalahan internal India. Pengunjuk rasa menerikan slogan “turun dengan Modi” dan “penghinaan pada Islam, tidak akan ditoleransi.”

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh


Banyak yang membawa papan unjuk rasa yang bertuliskan “We love Muhammad.” Juru bicara Islami Andolon Bangladesh yang mensponsori unjuk rasa Shahidul Islam Kabir mengatakan setelah polisi memblokir demonstran lima orang diizinkan berjalan menuju kedutaan besar India.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Filipina Tolak Penggunaan Meriam Air di Laut Cina Selatan


Kelompok tersebut berjanji untuk melanjutkan demonstrasi mereka. Meski pemerintah India berusaha meredam amarah berbagai negara dengan mengatakan mereka menghormati semua agama.


Pernyataan Nupur Sharma dan Naveen Kumar Jindal mengenai Nabi Muhammad terus menuai kecaman diplomatik. Pekan lalu NDTV melaporkan setidaknya 16 negara yang mengajukan protes resmi pada India atas pernyataan kontroversial tersebut.

ADVERTISEMENTS


Negara-negara itu antara lain: Irak, Iran, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Oman, Malaysia. Uni Emirat Arab, Mesir, Yordania, Afghanistan, Pakistan, Bahrain, Maladewa, Libya, Turki dan Indonesia.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi