Sabtu, 25/05/2024 - 12:20 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Mengenal Muslim Pasmanda, Kantong Suara Utama BJP India

85 persen dari total populasi Muslim di India dikenal sebagai Pasmanda.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 NEW DELHI — Dalam konklaf eksekutif nasional Partai Bharatiya Janata (BJP) India baru-baru ini di Hyderabad, Perdana Menteri Narendra Modi secara khusus menyebutkan komunitas Pasmanda dan peningkatan sosial mereka.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan


Penyebutan khusus Muslim Pasmanda mengingatkan setiap pihak tentang siapa mereka. Perdana Menteri Narendra Modi menekankan perlunya fokus pada Muslim Pasmanda, sejalan dengan menemukan persamaan sosial baru.

Berita Lainnya:
Ketentuan Penting Hubungan Intim Suami Istri dan Hikmahnya Menurut Imam Ghazali


Usai pernyataan yang dikeluarkan PM Modi, BJP tampaknya mulai bergerak merayu masyarakat. BJP telah menunjuk Danish Ansari, seorang anggota Muslim Pasmanda dan pemimpin partai dari Ballia Uttar Pradesh Timur, sebagai Menteri Negara Urusan Minoritas dalam pemerintahan Yogi Adityanath.


Dilansir di DNA India, Rabu (6/7/2022), Muslim Pasmanda telah memainkan peran penting dalam kinerja BJP sejak pemilihan Lok Sabha 2014. Kala itu, partai tersebut membentuk pemerintahan di Pusat di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Narendra Modi.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Isyarat Nabi Muhammad tentang Kepuasan Manusia yang Tiada Batas


Kata Pasmanda berasal dari bahasa Farsi yang berarti ‘tertinggal’. Komunitas ini memiliki kubu di Uttar Pradesh, di mana mereka mencapai sekitar 75 persen dari total populasi Muslim. Bahkan, 85 persen dari total populasi Muslim di negara ini dikenal sebagai Pasmanda.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action


 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi