MEULABOH – Bupati Aceh Barat, H. Ramli. MS meresmikan kelas digital madrasah perdana di Meulaboh. kelas digital madrasah tersebut merupakan program Kemenag Aceh, di halaman MTsS Harapan Bangsa, Kamis (18/08/22).
Ini merupakan program perdana yang diterapkan di Kabupaten Aceh Barat melalui kerjasama dan kolaborasi dengan Platform E-learning Jelajah Ilmu untuk mendukung pelaksanaan belajar digital di lingkungan madrasah.
Untuk tahap pertama, kelas digital tersebut dibentuk pada dua madrasah, yakni Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Harapan Bangsa Meulaboh, diikuti sebanyak 30 siswa dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat diikuti sebanyak 34 siswa.
Bupati Aceh Barat, Ramli MS, mengapresiasi Kementerian agama kabupaten Aceh Barat yang telah menginisiasi hadirnya kelas digital di 2 Madrasah dalam Kabupaten Aceh Barat.
“Ini merupakan langkah yang baik dalam mendukung kemajuan dan inovasi pada sektor pendidikan di Kabupaten Aceh Barat” tambah Ramli MS.
Menurutnya, peningkatan standar mutu dan kualitas madrasah menjadi kunci dalam mencetak dan mempersiapkan generasi emas penerus Bangsa. Transformasi digital menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan dalam menghadapi persaingan global yang semakin pesat saat ini.
Untuk itu, Pemerintah Daerah siap mendukung setiap kegiatan untuk meningkatkan SDM pengajar, literasi digital, serta melengkapi sarana dan prasarana infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) secara masif, ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Samsul Bahri, S. Ag., menyampaikan untuk tahap pertama, kelas digital, baru bisa diwujudkan di dua madrasah yaitu di MTsS Harapan Bangsa dan di MAN 1 Aceh Barat.
“Karena anggaran terbatas, jadi kita baru bisa mewujudkan kelas digital di dua madrasah saja, yaitu di MTsS Harapan Bangsa dan MAN 1 Aceh Barat” ujar Samsul Bahri.
Ia berharap dukungan dari Pemkab Aceh Barat maupun dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh agar bisa menganggarkan anggaran untuk melengkapi sarana dan prasarana kelas digital bagi madrasah, sehingga kelas digital ini tidak hanya dirasakan oleh siswa tertentu saja, namun juga dapat dirasakan bagi siswa kurang mampu, harapnya.
Dengan adanya kelas digital, kata dia, orangtua/wali siswa dapat memantau pelaksanaan pembelajaran anaknya, dan siswa juga dapat mengikuti pelajaran secara jarak jauh terangnya.
“Semoga kelas digital ini bisa menjadi acuan dan rujukan bagi madrasah lain di Kabupaten Aceh Barat untuk menerapkan kelas digital ke depannya” tutupnya.[]
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler