BANDA ACEH – Dampak pemecatan para dedengkot di tubuh Polri efek dari pembunuhan Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo, akhirnya membongkar satu per satu fakta yang sebelumnya terkubur.
Seperti diketahui jika banyak personil Polri ikut terseret dalam obstruction of justice atas perintah Ferdy Sambo.
Setidaknya Mabes Polri melalui pengadilan, telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka obstruction of justice atau perintangan dalam pengusutan pembunuhan berencana Brigadir J.
Ada 7 tersangka:
– Irjen Ferdy Sambo
– Brigjen Hendra Kurniawan
– Kombes Agus Nurpatria
– AKBP Arif Rahman
– Kompol Baiquni Wibowo
– Kompol Chuck Putranto
– AKP Irfan Widyanto.
Dari deretan tujuh orang tersebut, Hendra Kurniawan termasuk dalam daftar perwira tinggi yang jabatannya dicopot.
Secara resmi, Hendra Kurniawan dicopot jabatannya oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit pada Rabu, 20 Juli 2022.
Meski tidak terlibat dalam pembunuhan Brigadir H, Hendra terlibat dalam peristiwa setelah terjadinya penembakan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Dari hasil sidang Hendra Kurniawan mendapat sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH).
Dengan kata lain, Hendra ditetapkan telah dipecat dalam sidang kode etik dan profesi (KEPP).
Hendra buka-bukaan
Hendra mengaku jika dirinya hanya menjalankan tugas dari atasannya. Terlebih saat itu Hendra tahu jika Ferdy Sambo sudah menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dia mengatakan, bahwa Ferdy Sambo mengaku telah bertemu Kapolri untuk membicarakan kasus tewasnya Brigadir J.
Hendra mengaku dirinya menjalankan tugas dari Ferdy Sambo, lantaran tahu jika atasanya itu sudah berbicara pada Kapolri.
Pernyataan itu diungkap Hendra Kurniawan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) sidang kode etik pada 18 Agustus 2022.
Bukan itu saja, selain mengungkap adanya pertemuan Ferdy Sambo dan Kapolri, Hendra Kurniawan juga membongkar arahan sang jenderal.
Ada lima arahan Ferdy Sambo yang diungkap Hendra terkait pengusutan kematian Brigadir J, termasuk menutup peristiwa di Magelang.
5 poin arahan Ferdy Sambo yang diungkap Hendra Kurniawan
1. Ada penegasan Ferdy Sambo, kasus ini adalah masalah harga diri.
2. Ferdy Sambo mengaku sudah bertemu dengan Kapolri untuk menjelaskan kematian Brigadir J.
3. Ferdy Sambo memberi perintah menangani kasus apa adanya sesuai kejadian di TKP.
4. Ferdy Sambo melarang bawahannya bertanya peristiwa yang terjadi di Magelang.
5. Ferdy Sambo mengatakan untuk penanganan tindak lanjut di Pengamanan Internal Polri (Paminal).
Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Irjen Pol Ferdy Sambo akhirnya bertemu.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler