BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Sulaiman menegaskan hotel penyedia tempat prostitusi harus diberikan sanksi tegas. Sebab, tempat usaha penginapan telah melanggar Qanun Jinayat dan Qanun Syariat Islam.
Hal ini diungkapkan Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPR Aceh tersebut, setelah Satreskrim Polresta Banda Aceh membongkar praktik prostitusi online di dua Hotel ternama di Banda Aceh dan Aceh Besar pada Jumat 14 Oktober 2022 malam.
“Tempat penyedia (Hotel) merupakan sarang prostitusi online, jika tidak ada tempat maka praktik prostitusi tidak akan terjadi, apalagi didalam Qanun sudah jelas tempat penyedia pelanggaran Syariat Islam dilarang di Aceh,” Kata Sulaiman, Kamis (20/10/2022).
Menurut Sulaiman, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu harus memberikan surat pernyataan kepada Hotel yang terbukti melanggar Syariat Islam. Jika ini terus dibiarkan, maka praktik prostitusi kembali terjadi.
“Dinas terkait bisa saja memberikan sanksi berupa penyegelan atau ditutup selamanya, karena itu kewenangan Pemerintah Daerah, apalagi hotel penyedia tempat prostitusi sudah mencoreng nama baik Aceh sebagai daerah yang menerapkan Syariat Islam,” tutur Sulaiman.
Sulaiman juga mengapresiasi kepada pihak Kepolisian yang telah membongkar praktik prostitusi online di Aceh. Ia meminta kepada intitusi terkait agar rutin melakukan patroli untuk mencegah praktik ini terulang kembali.
“Patroli rutin di tempat-tempat yang dicurigai sebagai sarang pelanggaran syariat Islam sangat penting, apalagi kasus prostitusi saat dilakukan melalui aplikasi media sosial (online), jadi kita jangan membiarkan adanya lokasi penyedia tempat tersebut,” ucap Sulaiman.
Sebelumnya, Polresta Banda Aceh membongkar praktik prostitusi online melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat 14 Oktober 2022. Dalam kasus tersebut, petugas mengamankan 9 pelaku sebagai mucikari dan Pekerja Seks Komersial (PSK).
Tarif sekali kencan, mucikari mematok harga Rp1,2 juta hingga Rp800 ribu yang kemudian dibagikan kepada PSK. Selanjutnya, mucikari mempertumakan PSK dengan pemesan di Hotel diwilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Saat ini, Polresta Banda Aceh telah mengamankan berbagai barang bukti dan para tersangka untuk dilakukan proses lebih lanjut.[]
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler