Jumat, 01/03/2024 - 14:36 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Gus Yaqut Sebut Erick Thohir Kesayangan Jokowi dan Calon Wakil Presiden

ADVERTISEMENTS

Gus Yaqut menyampaikan ini di depan ribuan santri.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

JAKARTA — Ketua Gerakan Pemuda Anshor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas atau yang biasa disapa Gus Yaqut, menyebut Erick Thohir sebagai menteri yang disayang Presiden Jokowi, dan calon presiden/wakil presiden.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Hal ini disampaikan Yaqut pada kegiatan “Shalawat Kebangsaan” di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (22/10/22). Dalam sambutannya, Yaqut menyebut bahwa Erick Thohir merupakan menteri yang disayang Presiden Jokowi.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj
Berita Lainnya:
Lama Tak Muncul, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu 'Turun Gunung' Dukung AMIN

“Yang terhormat dan kita semua hormati, sahabat saya, saudara saya, Menteri BUMN Pak Haji Erick Thohir, menteri yang menurut lebah baganthong tadi itu, menteri yang disayang presiden,” kata Yaqut dalam peringatan Hari Santri tersebut.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

Tidak itu saja, Yaqut yang juga Menteri Agama RI, juga menyebut Erick sebagai calon presiden/wakil presiden. “Jika Allah menghendaki nanti, Pak Erick yang akan menyayangi menteri-menterinya,” kata Yaqut, yang disambut tertawa  Erick Thohir dan dan tepuk tangan para hadirin.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Prestasi BUMN Moncer, Erick Thohir: tak Sehat Jika Ingin Ubah Jadi Koperasi

Menurut Yaqut, santri menjadi apa saja seperti Erick Thohir. Baik menjadi pengusaha, menteri, termasuk jadi presiden. “Insya Allah Pak Erick, sabar sedikit. Minimal wakil presiden, Pak,” ungkap dia.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action


Berikut video pernyataan Gus Yaqut:

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi