Rabu, 24/07/2024 - 23:39 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Anak 10 Tahun di India Diduga Bunuh Diri karena tidak Bisa Main Game di Ponsel

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

Korban kecanduan ‘game online’ selama beberapa hari sebelum bunuh diri.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

 JAKARTA — Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun diduga meninggal karena bunuh diri di Lucknow, India, setelah ibunya mengambil ponselnya dan tidak membiarkannya bermain game online. Menurut keluarga, bocah itu bahkan tidak bersekolah dalam beberapa hari terakhir dan terus-menerus bermain game di telepon di rumah. Keluarga mencoba menghentikannya beberapa kali.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Pada hari kejadian, polisi mengatakan bahwa sang ibu memarahi anak lelakinya lalu mengambil teleponnya. Setelah itu, anak laki-laki itu menyuruh adik perempuannya keluar kamar dan menutup pintu. Setelah beberapa waktu, ketika keluarga memintanya untuk membuka pintu dan dia tidak menjawab, mereka mendobrak pintu dan menemukannya meninggal gantung diri.

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

“Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan,” demikian kata polisi India, Aparna Rajat, seperti dilansir dari Times Now News, Selasa (27/12/2022).

Berita Lainnya:
Kelompok Aktivis Tolak Israel Hadiri Peringatan Bom Hiroshima
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

Lantas apa itu kecanduan ponsel? Menurut para ahli, kecanduan ponsel itu nyata dan jumlahnya terus meningkat setiap tahun, menyebabkan masalah kesehatan mental yang parah. Anak-anak dan remaja lebih cenderung mengalami kecanduan ponsel daripada kelompok usia lainnya. M

ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

 

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Psychiatry, anak muda di bawah usia 20 tahun paling berisiko mengalami kecanduan ponsel, menyebabkan masalah perilaku pada mereka. Studi menemukan bahwa sekitar 27 persen pemilik ponsel pintar berusia antara 11-14 tahun tidak pernah mematikan ponselnya, bahkan untuk tidur.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

Faktor risiko kecanduan ponsel termasuk sering menderita kecemasan, depresi, memiliki kepercayaan diri yang rendah, tertutup secara sosial, sulit mengendalikan diri, dan tidak memiliki kontrol diri.

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Menurut American Psychiatry Association, penggunaan telepon kronis adalah bentuk kecanduan yang berkembang baru-baru ini dan meskipun secara resmi tidak diakui sebagai kondisi kesehatan mental, ini diakui sebagai kecanduan perilaku, yang dapat berakibat berbahaya.

Berita Lainnya:
Cari Perkara di Shujaiya, Empat Tentara Israel Tewas

Menurut beberapa penelitian, seiring berjalannya waktu, penggunaan smartphone secara terus-menerus dapat mengubah dan berdampak negatif pada seseorang seperti halnya perjudian. Dokter juga mengatakan bahwa telah terjadi peningkatan luar biasa dalam kasus depresi dan bunuh diri di kalangan remaja dalam beberapa tahun terakhir yang berkorelasi dengan kecanduan ponsel.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), antara 2015-2021, tingkat bunuh diri naik 65 persen dan tingkat depresi berat di kalangan anak perempuan meningkat 58 persen.

Para ahli mengatakan penggunaan telepon kronis selain gangguan kesehatan mental dapat menyebabkan disfungsi fisik, seperti neurotransmiter di otak, dan hilangnya materi abu-abu di otak, yang sangat berkorelasi dengan gangguan penggunaan zat.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

قَالَ هَٰذَا رَحْمَةٌ مِّن رَّبِّي ۖ فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ رَبِّي جَعَلَهُ دَكَّاءَ ۖ وَكَانَ وَعْدُ رَبِّي حَقًّا الكهف [98] Listen
[Dhul-Qarnayn] said, "This is a mercy from my Lord; but when the promise of my Lord comes, He will make it level, and ever is the promise of my Lord true." Al-Kahf ( The Cave ) [98] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi