Rabu, 22/05/2024 - 00:55 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

China Nilai Positif Indonesia Sambut Wisatawan Berbahasa Mandarin

Otoritas China sejak 8 Januari 2023 membebaskan warganya ke luar negeri.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 BEIJING — Pemerintah China menilai positif Pemerintah Indonesia dalam menyambut wisatawan mancanegara yang berbahasa Mandarin menjelang tahun baru Imlek.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Indonesia dan beberapa negara telah menyiagakan para stafnya yang bisa berbahasa Mandarin untuk membantu beberapa bidang pekerjaan terkait dengan pariwisata,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Wang Wenbin di Beijing, China, dilansir Antara, Kamis (12/1/2023).

Menurut dia, sikap positif itu menunjukkan bahwa keramah-tamahan tuan rumah negara-negara sahabat dalam menyambut wisatawan China dengan hangat dan bahagia agar negara-negara tersebut menjadi tujuan favorit. “Sejumlah restoran China di tempat-tempat wisata seperti Bali yang tutup sementara karena Covid-19 akan kembali buka secara bertahap,” kata Wang dalam pengarahan pers rutin itu.

Berita Lainnya:
China Anjurkan 'Metode Kanguru' untuk Bayi Prematur, Apa Itu?

Demikian halnya dengan beberapa agen perjalanan wisata di Pulau Dewata itu, kata Wang, telah meluncurkan paket wisata Imlek untuk wisatawan China. “Akan ada berbagai upaya lagi untuk memudahkan wisatawan China mencapai tempat-tempat wisata, termasuk dengan memperbanyak penerbangan langsung,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Pihaknya akan terus menyesuaikan langkah-langkah tanggap Covid-19 sesuai dengan perkembangan yang terjadi guna memastikan perjalanan lintas-batas yang aman, tanpa hambatan, dan berkontribusi terhadap solidaritas internasional dalam memerangi pandemi dan memulihkan perekonomian global.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Kami juga mengingatkan para wisatawan China untuk berhati-hati dan memantau kondisi kesehatannya agar perjalanan ke luar negeri lancar dan menyenangkan,” kata Wang.

Otoritas China sejak 8 Januari 2023 membebaskan warganya ke luar negeri untuk berbagai tujuan. Mulai tanggal tersebut, China juga membebaskan para pelaku perjalanan internasional dari kewajiban karantina setibanya di China.

ADVERTISEMENTS

Kebijakan tersebut merupakan bentuk pelonggaran setelah hampir tiga tahun China menerapkan kebijakan nol kasus Covid-19 secara ketat sehingga warga setempat tidak bisa leluasa bepergian ke luar negeri. Namun, beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan anggota Uni Eropa menerapkan pembatasan kedatangan warga negara China lantaran China dinilai tidak transparan dalam melaporkan perkembangan terbaru Covid-19.

ADVERTISEMENTS

China menuduh negara-negara tersebut bertindak diskriminatif. China melancarkan aksi balasan terhadap Jepang dan Korea Selatan dengan tidak memberikan visa kunjungan.

Berita Lainnya:
AS Resmi Punya UU yang Ancam Blokir TikTok, China Nyatakan Sikapnya tak Berubah

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi