UPDATE

ADVERTISMENT
ACEH
ACEH

Abdul Manan Raih Gelar Profesor Bidang Antropologi

Kemudian menyelesaikan Sarjana Tarbiyah Bahasa Inggris IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1997), Master dalam Educational and Training System Design (M.Sc.) di University of Twente, Enschede, Belanda (2001) beasiswa StuNED (Student Nederland), Master dalam Islamic Studies (MA) di University of Leiden, Belanda (2003) beasiswa INIS (Indonesian Cooperation in Islamic Studies) dan Doktor dalam bidang Ethnology-Antropologi Sosial (Dr. Phil) di Westfalische Wilhelms-Universitat Münster, Jerman (2010), beasiswa DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) Bonn.

Selanjutnya, mendapatkan beasiswa program Post-Doctoral pertama pada University of Münster Jerman (2015) dan Program Post-Doctoral kedua pada University of Koln University, Jerman (2018) melalui program wiedereinladung DAAD Bonn.

Berita Lainnya:
Meriah dan Tertib, Pawai Takbir Sabang Jadi Magnet Warga di Malam Idul Fitri 

Setelah menyelesaikan sarjana Tarbiyah Bahasa Inggris IAIN Ar-Raniry Banda Aceh pada tahun 1997, Abdul Manan mulai bekerja sebagai staf lembaga bahasa IAIN Ar-Raniry dari 2006-2009. Kemudian melanjutkan Magister di dua kampus yang berbeda di Belanda.

Mengawali karir sebagai Dosen PNS pada Fakultas Syariah IAIN Ar-Raniry (2004-2011), Dosen Antropologi di Fakultas Adab dan Humaniora mulai Mei 2012 sampai sekarang. Tugas belajar di Belanda 1999- 2001 di Enschede, 2001-2003 di Leiden dan di Universitas Münster, Jerman dari 2006-2010.

Berita Lainnya:
Polda Aceh dan Awak Media Perkuat Sinergi Lewat Buka Puasa Bersama

Selain, sebagai dosen tetap pada Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Abdul Manan aktif dalam penelitian antropologi sosial (study etnografi). Hasil-hasil penelitiannya telah dan akan diterbitkan di dalam dan luar negeri.

Kemudian lebih seratusan artikelnya diterbitkan dan Lebih dari 10 tulisannya telah diterbitkan di jurnal berreputasi internasional (terindeks scopus) dan 17 buku yang telah dipublish. H indeks scopus 2 dan H indeks Google scholar 9. []

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya