Kamis, 29/02/2024 - 18:16 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Erick Thohir Pastikan Bersih-Bersih BUMN bersama Kejaksaan Jalan Terus

ADVERTISEMENTS

Pemberantasan korupsi perlu kepemimpinan dan sistem yang tepat.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

JAKARTA — Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan program bersih-bersih BUMN tidak pernah berhenti. Saat ini hasil dari program bersih-bersih BUMN yang melibatkan Kejaksaan Agung maupun aparat penegak hukum lainnya, mulai menunjukkan hasil.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Hal ini disampaikan Erick Thohir saat menjadi pembicara dalam diskusi pemaparan hasil survei LSI: ‘Kinerja Presiden, Pencabutan PPKM, Ketersediaan bahan Pokok dan BBM, serta Peta Politik Terkini’, Ahad (22/1/2023).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Menjawab pertanyaan tentang bersih-bersih BUMN, Erick mengatakan, dalam kasus-kasus di BUMN, seperti Jiwasraya, sebelumnya tidak pernah ada ketegasan, namun ketika Erick Thohir menyampaikan masalah itu kepada Presiden Jokowi,

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

“Pak ini ada kasus besaryang selama ini tidak ditangani, tetapi saya secara pribadi dan saya yakin Bapak (Jokowi) juga sama, tidak mungkin dana pensiun, masa depan para pensiunan itu dirampok. Itu terjadi di Jiwasraya, Asabri,” kata Erick Tohir dalam diskusi.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Erick Thohir: BUMN Hadirkan Pusat Wisata Medis Internasional di KEK Sanur

Hal ini yang mendorong Erick Thohir melakukan pelaporan langsung kepada Kejaksaan Agung, dan bekerja sama dengan KPK. Dalam kerja sama dengan Kejaksaan ini, kasus-kasus BUMN dengan nilai korupsi yang besar berhasil diungkap. Mulai dari Asabri, Jiwasraya, hingga Garuda.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Kemarin saya warning lagi, ini setelah dana pensiun Jiwasraya dan Asabri, kita mendorong investigasi audit untuk dana-dana pensiun BUMN,” papar Erick.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Menurutnya, saat ia melihat datanya, ada 35 persen sehat dan 65 persen sakit. Hal ini, kata Erick, yang akan diantisipasi. “Ini bisa angkanya cukup besar,” ujarnya.

Erick juga menyampaikan terkait dengan kasus-kasus seperti Garuda yang dia dorong pengungkapannya. Selain itu ada juga kasus-kasus yang ia tidak tahu terjadi, seperti kasus Waskita Beton. “Kita berterima kasih kepada teman-teman penegak hukum yang bisa menginformasikan,” kata Erick.

Dijelaskannya, sepertinya ada dugaan penipuan, dengan mengeluarkan surat utang, yang penggunaannya tidak benar. “Kita dorong hari ini,” tegas Erick.

Berita Lainnya:
Anggaran Makan Siang Gratis, Menko PMK Ibaratkan Pindah dari Satu Amplop ke Amplop Lain

Dari upaya bersih-bersih BUMN, menurut Erick, sudah mulai terlihat hasilnya. Dari 108 BUMN yang didorong menjadi 41, jika dilihat data rugi laba BUMN, kata Erick, jika sebelumnya Rp.13 triliun sekarang menjadi Rp.125 triliun.  “InsyaAllah tahun ini angkanya bisa menjadi di atas Rp.200 triiun. Artinya hampir 860 persen lebih (kenaikannya),” ungkap Erick.

Erick menyampaikan terima kasih kepada Komisaris maupun direksi BUMN yang bisa menerapkan filosofi ‘Ahlak’. Dipaparkanya,  program bersih-bersih ini tidak akan pernah selesai, karena yang namanya korupsi sudah ada sejak dulu. “Namun jika kita menegakkan perubahan berdasar leadership dan sistem yang dibangun maka akan bisa mengurangi korupsi,” paparnya.

Pemberantasan korupsi, menurut Erick, tidak hanya bisa mengandalkan kepemimpinan, tapi harus berdasarkan sistem yang dibangun. Begitu juga tidak mungkin hanya sistem saja, tapi juga perlu kepemimpinan yang bisa menjalankannya.

“Itu kenapa menerapkan pemilihan orang-orang yang baik di pos-pos BUMN itu menjadi penting, dan jangan sampai diintervensi politik,” ungkapnya.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi