Sabtu, 25/05/2024 - 13:03 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Kucing Gantikan Kelinci di Perayaan Imlek Vietnam

Tidak ada penjelasan kapan dan mengapa orang Vietnam memilih kucing, bukan kelinci.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 HANOI — Saat negara-negara Asia dan negara lainnya merayakan awal Tahun Kelinci pada Ahad (22/1/2023), orang-orang Vietnam akan menjadi pengecualian. Mereka menyambut Tahun Kucing sebagai gantinya.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Tidak ada penjelasan resmi kapan dan mengapa orang Vietnam memilih kucing, bukan kelinci. Perbedaan lain yang lebih kecil dalam perayaan yang hampir identik dari siklus 12 tahun Zodiak China adalah memilih banteng di Vietnam di Tahun Kerbau.

Peneliti budaya yang berbasis di Hanoi Ngo Huong Giang mengatakan, salah satu alasan untuk memilih kucing mungkin karena istilah untuk kelinci dalam sistem urutan astrologi China diucapkan “mao” dalam bahasa Mandarin yang terdengar mirip dengan kata Vietnam untuk kucing. Ditambah lagi, memelihara kelinci juga tidak umum di Vietnam.

Berita Lainnya:
Putin Kirim Belasungkawa kepada Iran Atas Kematian Raisi

Orang Vietnam juga tidak mau mengubah tradisi mereka. “Kekuatannya tidak sama dengan kucing”, kata penduduk Hanoi Ngo Quy Dung tentang kelinci sambil dengan bangga menyatakan lahir 60 tahun lalu di Tahun Kucing.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Warga Hanoi lainnya bernama Nguyen Kim Chi berusia 64 tahun juga setuju. “Kucing itu terlihat lebih megah karena juga menyerupai harimau kecil,” katanya sambil memotret di samping patung kucing besar di Central Park di ibu kota.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Ribuan Warga Israel dan Keluarga Sandera Kembali Turun ke Jalan

Patung kucing telah bermunculan di ruang publik di seluruh negeri menjelang Tahun Baru Imlek. Kehadiran itu bersama dengan segudang pesona kucing dan gadget yang dijual di warung pinggir jalan. Beberapa kafe memelihara kucing di gerai mereka untuk menarik pelanggan.

Bagi kebanyakan orang Vietnam, menurut Giang, kucing adalah teman keluarga yang tegas yang membantu melindungi tanaman dan makanan dari hewan pengerat, sekaligus mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan. Meskipun demikian, kucing masih dapat muncul di menu di daerah pedesaan, meskipun pihak berwenang telah melarang praktik tersebut.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

sumber : Reuters

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi