MEULABOH – Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memerlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar dapat berjalan dengan baik, salah satunya adalah perguruan tinggi. Sebagai salah satu elemen penting dalam masyarakat, mahasiswa dan akademisi menjadi akselerator yang diharap dapat merubah pola pikir masyarakat ke arah yang lebih baik.
Sejalan dengan hal tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh melaksanakan kunjungan ke Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kabupaten Aceh Barat. Pertemuan yang membahas mengenai pentingnya pengetahuan tentang Program JKN bagi calon tenaga kesehatan tersebut disambut baik oleh Ketua Prodi D-III Kebidanan Poltekkes Kabupaten Aceh Barat, Yushida.
“Kami mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh yang datang untuk menjemput bola dalam memberikan informasi. Pertemuan ini akan menjadi langkah baru bagi Poltekkes untuk mengenalkan Program JKN kepada mahasiswa. Nanti akan kita buka kuliah umum dengan pemateri dari BPJS Kesehatan agar mahasiswa lebih paham tentang Program JKN, sehingga dapat juga membuka wawasan bagi mereka jika lapangan pekerjaan ada di depan mata dengan cara menjadi mitra BPJS Kesehatan,” ungkap Yushida.
Pada kegiatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Meri Lestari menjelaskan bahwa pihaknya berharap dengan adanya kunjungan ini dapat meningkatkan hubungan baik antara BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh dengan Poltekkes Meulaboh.
“Ada banyak sekali cara untuk kita berkolaborasi salah satunya dengan cara memberi pemahaman lebih lanjut tentang Program JKN kepada mahasiswa Poltekkes sebagai generasi muda dari pemberi pelayanan kesehatan,” ujar Meri.
Dijelaskan Meri apabila mahasiswa Poltekkes mengetahui tentang Program JKN maka akan berdampak bagus kedepan. Selain dapat memperoleh informasi tentang pelayanan apa saja yang dapat dijamin oleh Program JKN, mahasiswa juga dapat mengetahui tentang tata cara pembiayaan klaim.
“Bidan menjadi salah satu rekanan kami dalam melayani peserta JKN baik yang menjadi bidan jejaring maupun yang bekerja di fasilitas kesehatan. Menurut kami alangkah baiknya jika para calon bidan ini mendapatkan pengetahuan lebih lanjut mengenai Program JKN,” ucap Meri.[]
Editor : Biro Meulaboh

































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler