Selasa, 21/05/2024 - 20:51 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BOLA NASIONALLIGA INGGRIS

Ditolak Marcelo Bielsa, Everton Jadikan Sean Dyche Target Utama

Sosok Dyche pada kompetisi elite sepak bola Inggris bukanlah wajah baru.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

MERSEYSIDE — Nama Sean Dyche berada di posisi terdepan bakal calon baru tim Liga Primer Inggris Everton. The Toffees sedang mencari sosok pelatih baru setelah resmi memecat Frank Lampard awal pekan lalu.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Sosok Dyche pada kompetisi elite sepak bola Inggris bukanlah wajah baru. Dirinya pernah menangani Watford dan Burnley.

Berita Lainnya:
Ten Hag Salahkan Gangguan Cedera Setelah MU Dikalahkan Arsenal

Semenjak satu dekade bertugas di Burnley, pria berusia 51 tahun resmi menganggur pada April 2022 dengan the Clarets kini terempas ke Divisi Championship.

Dikutip Click Liverpool, Jumat (27/1/2023), Sean Dyche berpeluang kembali berdiri di pinggir lapangan. Klub yang berniat untuk bekerja sama dengannya adalah rival sekota Liverpool, Everton.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Pemegang saham mayoritas the Royal Blues, Farhad Moshiri, sejatinya menargetkan eks pelatih Leeds United Marcelo Bielsa sebagai kandidat utama menggantikan Lampard.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Thiago Silva Tinggalkan Chelsea pada Akhir Musim Ini, Berharap Bisa Kembali

Akan tetapi, entrenador asal Argentina itu dilaporkan menolak untuk menjabat sebagai pelatih Anthony Gordon dan kawan-kawan.

Dyche sebelumnya juga pernah dikaitkan menjadi pelatih Everton sebanyak dua kali selama masa jabatan Moshiri di Stadion Goodison Park, Merseyside.

ADVERTISEMENTS

Pertama terjadi pada tahun 2017 ketika masa jabatan 16 bulan Ronald Koeman berakhir.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi