Sabtu, 20/04/2024 - 16:27 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

LSI: Baru Tujuh Partai Disebut Aman Ambang Batas Parlemen

ADVERTISEMENTS

PDIP, Golkar, Gerindra akan berterung untuk menjadi pemenang di Pileg 2024.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

JAKARTA — Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei kepada partai lama, partai baru, partai besar dan partai gurem. Survei yang dilakukan 4-15 Januari 2023 kepada 1.200 responden itu menemukan baru tujuh partai yang aman ambang batas parlemen.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan, untuk partai dengan elektabilitas di atas 10 persen baru ada tiga partai politik. Ada PDIP dengan 22,7 persen, Partai Golkar dengan 13,8 persen dan Partai Gerindra dengan 11,2 persen.

ADVERTISEMENTS

Namun, ia menekankan, dengan data yang ada hari ini belum bisa ditentukan siapa yang akan memenangkan pemilihan legislatif (pileg). Tapi, Ardian meyakini, pertarungan terbesar pileg memang akan ada di tiga partai-partai tersebut. “Salah satunya yang akan memenangkan pemilu 2024,” kata Ardian, Selasa (7/2).

Berita Lainnya:
Tampang Tersangka T*roris Pembantaian 115 Orang di Moskow, Ngaku Dibayar Rp85 Juta

Kemudian, ia menuturkan, ada empat partai memiliki elektabilitas 4-10 persen. Mulai PKB dengan elektabilitas 8,0 persen, Partai Demokrat dengan 5,0 persen, PKS dengan 4,9 persen dan Partai Nasdem dengan elektabilitas 4,4 persen.

Ardian menerangkan, partai-partai ini memang sudah aman ambang batas parlemen. Tapi, ia mengingatkan, parpol-parpol ini masih memiliki ancaman karena memang masih belum terpaut begitu tinggi, elektabilitas baru mencapai 4-10 persen. “Jadi, baru ada tujuh partai yang masuk dalam titik aman pertama,” ujar Ardian.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Mereka, lanjut Ardian, masih berusaha mendapatkan minimal lima besar agar benar-benar aman. Walau frekuensinya agak lebih sedikit, tantangan suara yang didapat menjadi hilang atau ancaman ketidaklolosan ambang batas masih ada.

Berita Lainnya:
Diejek Cengeng, Tim AMIN Bertekad Bikin Hotman Paris Menangis di Persidangan

Sedangkan, untuk partai-partai lain elektabilitas mereka masih 1-4 persen. Seperti Perindo dengan 2,8 persen, PPP yang sudah langganan masuk dengan 2,1 persen dan PAN yang juga sudah langganan masuk parlemen dengan 1,9 persen.

Sisanya, elektabilitas di bawah satu persen. Ada PSI 0,5 persen, PBB 0,3 persen, Partai Garuda 0,3 persen, Partai Ummat 0,3 persen, Partai Hanura 0,1 persen, Partai Buruh 0,1 persen, Partai Gelora 0,1 persen dan PKN dengan 0,1 persen.

“Hanya Gerindra yang lahir setelah reformasi masuk partai besar (elektabilitas di atas 10 persen) dan PPP satu-satunya partai yang lahir sebelum reformasi yang tidak jadi partai besar, bahkan masuk partai kecil (elektabilitas 1-4 persen),” kata Ardian. ()

 

  

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi