JAKARTA – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi dipanggil ke Kemendagri karena ‘pengaduan’ melalui sebuah surat yang ternyata tak ada nama pengirim atau anonim. Selain itu masalah yang diadukan juga layanan dasar yang justru telah morat marit sejak lama, jauh sebelum Mahdi menjadi Pj Bupati Aceh Barat.
“Saya berpikir positif saja atas pemanggilan tersebut, karena itu menjadi bukti bahwa semua orang peduli dan sayang terhadap Aceh Barat. Dan saya telah menjelaskan secara detail kepada pihak terkait di Kemendagri dan mereka akhir nya paham dengan situasi yang sebenarnya,” kata Mahdi.
Menurutnya, jika benar pemanggilan itu karena surat anonim tersebut, tentu hal tersebut sangat disayangkan. Karena bisa jadi seorang kepala daerah akan bolak balik ke Jakarta, untuk melakukan klarifikasi atas surat pengaduan yang anonim itu.
“Namun kami tetap memberikan penjelasan terkait apa yang ditanyakan, alhamdulillah setelah kita beri jawaban, mereka akhirnya mengerti dengan duduk persoalan sebenarnya. Dan kini persoalan itu telah dinyatakan clean and clear, karena mereka akhirnya mengetahui punca persoalan sebenarnya,” ujar Mahdi.
Pada sisi lain, Mahdi menambahkan, dirinya selalu terbuka dengan masukan dan kritikan sekalipun. Karena itu adalah bagian dari dinamika sebuah kepemimpinan yang dinamis dan responsiv. Lebih dari itu juga upaya transparansi serta mewujudkan birokrasi yang akuntabel di tubuh Pemkab Aceh Barat. Namun perbaikan ke arah itu tentu tidak semuda membalik telapak tangan.
“Semuanya butuh proses dan langkah yang tepat, terukur serta tentu saja juga tak lepas dengan kondisi anggaran daerah. Pokoknya kita welcome saja dengan semua kalangan yang ingin mewujudkan Aceh Barat sejahtera dan bermartabat,” tutur Mahdi.
Dalam nada yang lebih arief.
Mahdi dengan segenap kerendahan hati meminta semua elemen untuk bahu membahu membangun Aceh Barat dengan cara yang elegan dan bermartabat. “Mari kita bangun Aceh Barat dengan semangat ala Teuku Umar, yang mengedepankan kemauan yang tulus untuk memberikan yang terbaik kepada rakyat di Aceh Barat,” pungkas Mahdi.[]
Editor : Biro Meulaboh
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler