Jumat, 19/04/2024 - 03:45 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIFINANSIAL

Kemenkeu akan Tindaklanjuti Usulan Kemenkes Soal Cukai Gula

ADVERTISEMENTS

Ilustrasi Minuman Kemasan Manis. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengusulkan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar gula dimasukkan ke dalam cukai.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengusulkan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar gula dimasukkan ke dalam cukai. Itu bertujuan mencegah tingkat obesitas masyarakat semakin tinggi.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Jenderal Bea Cukai Kemenkeu Askolani mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti sesuai ketentuan. “Karena kita harus mengikuti mekanisme untuk pengajuan dan implementasi cukai baru, sesuai dengan ketentuan,” jelasnya kepada Republika, Selasa (7/3/2023).

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Dinkes DKI Belum Sebar Nyamuk Wolbachia di Jakbar, Ini Alasannya

Ia melanjutkan, Kemenkeu bakal mengoordinasikan usulan itu langsung bersama Kemenkes. Hanya saja kapan waktunya belum bisa dipastikan. “Akan disesuaikan dengan waktu dan pembahasannya yang available bersama,” kata dia.

Juru Bicara Kemenkeu Yustinus Prastowo menambahkan, Kemenkeu sudah menerima surat dari Kemenkes. Saat ini, lanjutnya, sedang dilakukan kajian pendalaman dan menjaring masukan dari para pemangku kepentingan atau stakeholder.

“Kami terus berkoordinasi. Ini nanti didasarkan pada hasil kajian pendalaman,” tutur dia saat dihubungi Republika, Selasa (7/3/2023).

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Lima Daerah KLB Demam Berdarah

Kajian pendalaman itu, ujar Yustinus, termasuk mematangkan kerangka hukum. Kementerian nantinya juga berkonsultasi dengan Komisi XI DPR.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi