ACEH
ACEH

Rektor USK Pimpin PII Provinsi Aceh 2023-2026

BANDA ACEH – Kepengurusan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Aceh masa bakti 2023-2026 resmi dilantik. Pelantikan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah dan penyerahan pataka oleh Sekjen PII pusat. Acara tersebut berlangsung di Aula FMIPA, Universitas Syiah Kuala (USK), Minggu (12/3/2023).

Ketua PII Provinsi Aceh periode sekarang, Prof Marwan dalam sambutannya mengatakan, PII Aceh pernah vakum di masa dulu. Karena itu, ia mengapresiasi kepengurusan PII Aceh periode sebelum kepemimpinannya, yang mencatatkan progres sangat baik, dimana sudah ada 9 Pengurus Cabang (PC) di Aceh yang aktif.

Baca juga: Kapal Pengungsi Rohingya Tak Ditemukan Mendarat di Pantai Abdya

“PII Aceh merupakan rumah bersama, maka segala hal menjadi tanggungjawab bersama, saling mengawasi dan mengontrol. Sehingga tiga tahun kedepan, bisa menjalankan amanah sebagaimana mestinya. Insya Allah ke depan kita siap memperkuat keanggotaan dan PC bertambah, serta anggota yang semakin meningkat,” tutur Prof Marwan.

Rektor USK ini menyatakan, dengan kolaborasi dan sinergitas, PII Aceh siap memenuhi target Undang-undang (UU) untuk memenuhi sekurang-kurangnya 80% PC dari total kabupaten/kota yang ada di provinsi. Katanya, bila tak ada aral melintang, sejumlah PC PII di Aceh akan dikukuhkan setelah lebaran tahun 2023.

Baca juga: Resahkan Warga, Polisi Amankan Puluhan Sepmor Balap Liar di Banda Aceh

Salah satu program PII Aceh adalah meningkatkan kompetensi para insinyur, hal ini terkait UU No 4 tahun 2014 tentang keinsinyuran, menjalankan profesi, sertifikasi dan tanggung jawab sebagai insinyur. Untuk itu, PII Aceh berharap dukungan penuh dari PII pusat.

“Kami dari wilayah siap mendapatkan kepercayaan menjadi bagian dari  Majelis Kompetensi. Di Aceh banyak SDM berkualitas, mungkin bisa dimulai dari satu atau dua orang terlebih dulu, ini juga bisa membantu percepatan sertifikasi profesional,” ucapnya.

Menurut Prof Marwan, PII Aceh punya ikhtiar untuk bekerja maksimal, agar kehadiran organisasi ini benar-benar terasa manfaatnya bagi setiap anggota. Salah satu tugas tak kalah penting, sebutnya, bagaimana mengadvokasi kerja-kerja keinsinyuran terutama dalam menghadapi setiap kendala.

Baca juga: Puluhan Imigran Etnis Rohingya Mendarat di Pesisir Abdya

PII Aceh dengan mitra di daerah, seperti Pemerintah Aceh, DPRA, Kodam, Kepolisian, Kejaksaan, dll, siap bersinergi dalam rangka memberikan edukasi dan kepastian hukum bagi segenap insinyur.

Sementara itu, Sekjen PII, Bambang Guritno, menyampaikan pihaknya siap membantu Kepengerurusan PII Aceh periode 2023-2026 dalam menjalankan tugasnya. Ia mendorong, agar setiap tahunnya dapat terbentuk paling tidak lima PC PII di Aceh.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website