Minggu, 26/05/2024 - 18:57 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Selandia Baru Peringati 4 Tahun Serangan Masjid Christchurch

Selandia Baru pada Rabu (15/3/2023) memperingati tahun keempat serangan teroris mematikan di Masjid Christchurch pada 2019

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

REPUBLIKA.CO.ID., ANKARA — Selandia Baru pada Rabu (15/3/2023) memperingati tahun keempat serangan teroris mematikan di sebuah masjid dan pusat Islam pada tahun 2019.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Andrew Little, menteri koordinasi utama pemerintah untuk tanggapan terhadap Laporan Komisi Kerajaan tentang Serangan Teroris di Masjid Christchurch pada tahun 2019, mengatakan para korban serangan teror mematikan selalu ada dalam pikiran mereka.

“Pemerintah berkomitmen untuk mengurangi ancaman terorisme dan ekstremisme kekerasan terhadap warga Selandia Baru,” kata Little pada sebuah pernyataan.

Dia melakukan perjalanan ke Australia untuk Pertemuan Sub-Regional keempat tentang Kontra-Terorisme dan Keamanan Transnasional pada hari peringatan ini.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Jepang Tempati Peringkat Ketiga di Antara Tujuan Perjalanan Teratas Dunia 

Pertemuan tersebut akan dihadiri oleh Australia, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Selandia Baru, Republik Filipina, Singapura, dan Thailand.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Pada 15 Maret 2019, Brenton Tarrant, seorang supremasi kulit putih Australia, membunuh 51 orang dan melukai 40 lainnya di Masjid Al Noor dan Pusat Islam Linwood di kota Christchurch.

Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2020 tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, dalam putusan pertama yang ditetapkan oleh negara itu.

ADVERTISEMENTS

Namun, Tarrant mengajukan banding atas hukuman seumur hidupnya di pengadilan tahun lalu. Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru (FIANZ) menggambarkan langkahnya sebagai upaya untuk membuat kembali trauma para korban dan bangsa.

ADVERTISEMENTS

Saat memperingati empat tahun serangan, asosiasi tersebut pada Rabu menyatakan bahwa seluruh bangsa mengingat para syahadah atau para korban.

Berita Lainnya:
Semua Rumah Sakit di Gaza Utara Berhenti Berfungsi

“Ini adalah saat ketika seluruh bangsa mengingat keluarga para syahadah dan para penyintas serangan teror,” kata Presiden FIANZ Ibrar Sheikh dalam pernyataan yang diposting di situs organisasi tersebut.

“Pada tahun keempat sejak tragedi ini, kami juga memperhatikan Rekomendasi Komisi Kerajaan dan kebutuhan untuk memastikan kohesi sosial jangka panjang dan keamanan nasional negara kami.” ujar Ketua FIANZ Abdur Razzaq.

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/selandia-baru-peringati-4-tahun-serangan-masjid-christchurch-di-2019/2846113

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi