Selasa, 27/02/2024 - 00:10 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Menkominfo Tersangka Korupsi, Pengamat: Ujian di Ujung Pemerintahan Jokowi

ADVERTISEMENT

 JAKARTA — Kejaksaan Agung telah menetapkan Menkominfo, Johnny G Plate, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi BTS 4G. Plate merupakan menteri kelima Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju yang tersandung kasus korupsi.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Pengamat politik, Hendri Satrio mengatakan, dalam penangkapan Plate ini yang paling besar mendapatkan ujian sebenarnya tidak lain pemerintahan Presiden Jokowi. Apalagi, pemerintahan Jokowi sudah hampir selesai.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Hampir selesai dan di ujung masa jabatan, ada satu lagi menteri Jokowi diduga tersandung korupsi,” kata Hensat kepada Republika, Jumat (19/5/2023).

ADVERTISEMENT

Ia mengingatkan, dengan tambahan Plate sudah ada lima orang menteri dari pemerintahan Presiden Jokowi yang tersandung kasus-kasus korupsi. Hendri melihat, itu bukan merupakan prestasi yang membanggakan bagi Jokowi.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Uniknya, kasus Plate tidak dikaitkan secara langsung ke Presiden Jokowi. Bahkan, kasus ini malah secara tidak langsung dikaitkan ke sosok Anies Rasyid Baswedan, capres yang diusung partai asal Plate yaitu Nasdem.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Langsung Deklarasi Dukung Prabowo usai Digeledah KPK

Hendri berpendapat, itu dikarenakan hari ini memang yang menjadi bahan pembicaraan sosok Anies Baswedan. Ia menekankan, suka tidak suka, Anies Baswedan memang telah menjadi simbol gerakan perubahan masyarakat.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Meski begitu, ia melihat, orang-orang mengaitkan kasus Plate ke Anies Baswedan secara tidak langsung. Artinya, cuma dikaitkan karena Plate berasal dari Partai Nasdem, dan Nasdem mengusung Anies di Pilpres 2024.

Tidak heran, ia menambahkan, dalam kasus ini banyak isu-isu liar yang bermunculan seperti penetapan atau penangkapan yang berbau politis. Untuk menjawab itu, perlu ada transparansi hukum kepada masyarakat.

“Dibuka saja seluas-luasnya ini kasus hukum di mana dan di mana, Bakti sendiri dengan Menkominfo juga masyarakat perlu tahu hubungannya apa,” ujar Hendri.

Berita Lainnya:
Kejagung Sita Uang Ratusan Miliar Hingga Emas dalam Penyidikan Kasus PT Timah

Plate menambah rentetan menteri-menteri Jokowi yang tersandung korupsi. Sebelumnya, ada eks Menteri Sosial, Idrus Marham. Politisi Golkar itu terlibat kasus suap proyek PLTU Riau-1 dan menerima suap Rp 2,25 miliar.

Lalu, eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu terlibat suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan melalui Kemenpora pada KONI dan menerima 26,5 miliar.

Ada pula eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, yang terlibat kasus suap Benih Bening Lobster (BBL). Politisi Partai Gerindra tersebut dinyatakan menerima uang suap senilai Rp 1,12 miliar dan 24,52 miliar.

Kemudian, salah satu kasus paling mengagetkan menjerat eks Menteri Sosial, Juliari Batubara. Pasalnya, politisi PDIP itu terlibat kasus dana bansos pandemi Covid-19 dan menerima uang suap Rp 32,4 miliar.

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi