Jumat, 01/03/2024 - 14:36 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Dirjen Targetkan Semua SDM Kemenkes Memiliki Kemampuan Digital

ADVERTISEMENTS

JAKARTA — Perkembangan dunia digital harusnya berdampak positif bagi masyarakat, khususnya tenaga kesehatan (nakes). Apabila ada yang tidak merasakan demikian maka ada yang perlu dibenahi.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

“Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. Namun, nakes harus memiliki literasi digital yang baik untuk menghadapi tantangan dan risiko yang muncul. Hal ini penting untuk mewujudkan stabilitas nasional,” ujar Ketua Tim Literasi Digital Sektor Pemerintahan, Niki Maradona dalam siaran di Jakarta, Rabu (31/5/2023).

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Niki menyampaikan, literasi digital sektor pemerintahan sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi yang menunjang tugasnya di instansi masing-masing. “Melalui penyampaian materi literasi digital hari ini, diharapkan ASN dan SDM tenaga kesehatan organisasi profesi IPAI, PTGMI, dan Patelki Kemenkes RI dapat meningkatkan kompetensi untuk meningkatkan pelayanan publik,” tambah Niki.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj
Berita Lainnya:
Sadis! Polisi Sebut Yudha Arfandi Benamkan Anak Tamara Tyasmara hingga 12 Kali di Kolam Renang

Adapun kegiatan literasi digital yang diikuti sekitar 24 ribu aparatur sipil negara (ASN) dan sumber daya manusia (SDM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terbagi delapan batch. Adapun batch satu diikuti 2.086 peserta yang berasal dari Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI), Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI), dan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (Patelki) Kemenkes.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes, Arianti Anaya menjelaskan, transformasi digital di bidang teknologi kesehatan saat ini sedang diterapkan dan diharapkan bisa dicapai pada 2024. Dia menargetkan, proses transformasi itu menghasilkan SDM yang memiliki kemampuan digital.

ADVERTISEMENTS

“Kita berharap literasi digital dapat mengakses, memahami, dan mengkomunikasikan berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat. Literasi digital merupakan hal baru yang perlu dipahami untuk mendukung semua kegiatan kesehatan,” kata Arianti.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Staf Pengajar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Sofian Lusa menjelaskan, kecakapan digital adalah kemampuan individu untuk menyeleksi, memahami, menganalisis, dan memvalidasi mengenai informasi yang tersebar di dunia maya. “Dengan kecakapan digital kita juga dapat mengenali permasalahan yang terjadi di ruang digital,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Prabowo Janjikan Posisi Strategis, AHY: Saya Siap Lakukan Tugas Apapun

Sofian menambahkan, nakes perlu mengetahui teknologi merupakan perubahan yang tidak bisa hindari. Kecakapan digital perlu dipraktekan agar semakin terbiasa untuk menggunakannya. Kecakapan digital bisa dilakukan ASN dengan cara melindungi diri sendiri dengan menjaga data pribadi dan rekam jejak di dunia digital.

“Kemudian kecakapan digital terhadap sesama nakes yakni dengan berkolaborasi melalui aplikasi tertentu dan memanfaatkan media sosial untuk menunjang komunikasi lingkup pekerjaan. Selanjutnya adapun kecakapan digital kepada masyarakat yakni dengan membuka akses-akses dua arah komunikasi untuk mengetahui feedback dari masyarakat,” ungkap Sofian.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi