Kamis, 25/04/2024 - 13:43 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

Mendag Rumuskan Harga Jual Kedelai Domestik Rp 15 Ribu per Kilogram

ADVERTISEMENTS

 BANDAR LAMPUNG — Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan, pemerintah segera merumuskan harga jual komoditas kedelai di tingkat petani sebesar Rp 15 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

“Pemerintah nanti akan merumuskan bagaimana agar hasil panen kedelai petani dibeli dengan harga Rp 15 ribu per kilogram,” kata Zulkifli di Tanggamus, Lampung, Jumat (2/6/2023).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Menurutnya, dengan harga jual kedelai sebesar Rp 15 ribu per kilogram, sudah memberi keuntungan bagi para petani. Akan tetapi, dia memberi syarat, hasil produksinya pun harus terjaga dengan baik.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Jadi kedelai, bibitnya juga harus bagus, ketika panen dibeli Rp 15 ribu kalau Rp 10 ribu tentu petani rugi, lebih baik tanam yang lain,” kata dia.

ADVERTISEMENTS

 

Berita Lainnya:
Maskapai Susi Air Kini Layani Penerbangan ke Pulau Weh Sabang

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Ia pun menginginkan para petani konsisten dalam menanam kedelai dengan kualitas bibit yang baik, sehingga harga jualnya pun terjaga.

“Tadi saya tanya kalau bibit yang kecil per hektare berapa hasilnya? 3 ton kalau dijual Rp 10 ribu per kilogram jelas rugi. Kemudian saya tanya lagi kalau bibit yang bagus per hektare berapa hasilnya? Bisa 5 ton. Ini kalau dibeli Rp 15 ribu hasilnya bisa Rp 60 juta hingga Rp 70 juta ada keuntungannya,” kata dia.

Dia meyakini, masyarakat Indonesia merupakan orang yang rajin menanam khususnya para petani di negeri ini. Sehingga kedelai yang dihasilkan pun akan memiliki kualitas yang bagus.

“Jadi rakyat kita ini rajin-rajin menanam. Dua kuncinya, bibitnya yang bagus sehingga hasilnya bagus dan jangan suruh rakyat mikir, sudah panen harus dibeli, harga bagus sudah pasti jalan,” ujarnya.

Berita Lainnya:
Otorita: Penggunaan Material Hijau Menjadi Prioritas di Kawasan IKN

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut baik diadakannya Gerakan Tanam Kedelai dalam kegiatan pengembangan kawasan kedelai di Gapoktan Umbul Solo, Kabupaten Tanggamus.

“Kami berharap kegiatan ini akan menjadi langkah untuk mencapai target peningkatan produksi kedelai di provinsi ini serta semakin memotivasi dan menambah semangat petani Lampung untuk menanam kedelai,” kata dia.

Arinal mengatakan, Kabupaten Tanggamus mendapatkan alokasi kegiatan pengembangan kedelai seluas 190 hektare yang tersebar di 10 kecamatan.

“Untuk bantuan yang diterima oleh kelompok tani, yaitu paket berupa benih kedelai, pupuk NPK nonsubsidi, pestisida, dan pupuk hayati cair,” kata dia.

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi