Selasa, 25/06/2024 - 05:20 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Peneliti Indikator Politik: Erick Thohir Mendapatkan ‘Berkah’ Elektoral dari Sepak Bola

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir meninjau Official Garuda Store di Kompleks Stadion Utama, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/6/2023).

JAKARTA — Menteri BUMN Erick Thohir diprediksi mengalami kenaikan elektabilitas. Sebabnya, ketua umum PSSI itu mendapatkan sokongan dari komunitas pecinta sepak bola di Tanah Air yang tersebar di seluruh Indonesia dan sejumlah kawasan. Dukungan ini berdatangan setelah Erick mempersembahkan medali emas di cabang olah raga sepak bola pada ajang SEA Games Kamboja 2023 kemarin.

 

“Dampak dari euforia kemenangan Timnas U-22 di SEA Games beberapa waktu lalu, Erick Thohir sebagai Ketum PSSI mendapatkan berkah elektoral,” ujar Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro dalam keterangan pada Ahad (17/6/2023)

Berita Lainnya:
Terungkap! Ini yang Dilakukan Para Napi Pembunuhan Vina di Lapas, Ungkap Fakta Mengejutkan ke Napi Lain

Jumlah fans sepak bola di Indonesia sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara – negara lain. Bahkan, jumlah pecinta sepak bola di Tanah Air termasuk yang tertinggi di dunia.

Terbukti, berdasarkan hasil survei Ipsos, Indonesia menjadi negara dengan penggemar sepak bola terbanyak di dunia pada September 2022. Tercatat, persentase penggemar sepak bola di Indonesia mencapai 69 persen.

Jumlah tersebut tentu sangat banyak mengingat total penduduk Indonesia berjumlah 273,8 juta jiwa. “Kita tahu, penggemar sepak bola di Indonesia tidak bisa dianggap remeh jumlahnya sangat besar,” ujar Bawono.

Berita Lainnya:
Rocky Gerung Tunjukkan PDIP Proses Berikutnya Setelah Dukung Anies untuk Menentang Jokowi

Terakhir, ia menjelaskan Erick Thohir berhasil menjawab penantian panjang para pecinta sepak bola Indonesia dengan mempersembahkan medali emas di ajang SEA Games Kamboja 2023 kemarin. Terakhir Indonesia merasakan medali emas di ajang tersebut adalah 32 tahun lalu.

“Setelah 32 tahun tidak mendapatkan medali emas di SEA Games, euforia itu kemudian muncul. Kita lihat misalnya ketika Timnas Indonesia diarak keliling ibu kota, eforia itu tergambarkan cukup jelas menurut kami,” kata Bawono.

sumber : Antara

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

ثُمَّ بَعَثْنَاهُمْ لِنَعْلَمَ أَيُّ الْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوا أَمَدًا الكهف [12] Listen
Then We awakened them that We might show which of the two factions was most precise in calculating what [extent] they had remained in time. Al-Kahf ( The Cave ) [12] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi