Belum lagi, kata Najwa, kata-kata motivasi yang selalu diberikan oleh pelatih, baik pada saat latihan maupun menjelang pertandingan. Mungkin kata-kata motivasi itu salah satu yang membuat Najwa tidak tegang saat bertanding.
“Kalau kata pelatih, bertanding itu anggap seperti bertarung,pertandingan itu berpikir main yang terbaik saja, jangan mikir menang, karena hal itu hanya akan jadi beban, berfikirlah di setiap permainan adalah yang terakhir sehingga kita terpacu untuk menampilkan yang terbaik, emas itu bonus, main harus explore,” kata Najwa mengulangi kata-kata pelatih.
Ia mengaku mendapatkan banyak hal baru dari sosok pelatih Arie Marzuki.
“Karena materi baru yang terprogram, terstruktur, dan kami akui latihannya sangat keras terkadang kami dibentak untuk memotivasi yang pada akhirnya kami bisa bawa pulang emas ke Aceh,” kata Najwa.
Najwa bersama teman-teman atlet lainnya lebih kurang empat bulan mendapatkan program latihan Arie Marzuki dan tim, Dimana selama empat bulan persiapan ikut pertandingan itu, mereka mendapatkan program latihan setiap hari dengan target yang telah ditentukan sebelumnya
“Sosok pelatih kami ini dalam latihan keras sekali, tapi di luar latihan menjadi pribadi yang sangat mengayomi. Berkat jasa besar beliau terhadap kami sehingga pada akhirnya kami berhasil meraih medali,” ujarnya.
Untuk itu, Najwa mewakili atlet lainnya sangat berterima kasih kepada Shihan Arie Marzuki, dan sangat bersyukur bisa bertemu dengan sosok pelatih hebat.
“Kami sangat berharap Shihan Arie Marzuki bisa terus bisa menjadi pelatih kami, apalagi kami sedang persiapan PON Aceh-Sumut,” harap Najwa.
Selain itu, Najwa dan Najla sangat berterima kasih kepada Dinas Pendidikan Aceh yang sangat membantu terhadap karir mereka. Apalagi diberikan kemudahan terhadap mereka, termasuk soal proses belajar di sekolah.
“Kami sangat terbantu, mulai dari proses belajar di sekolah, dan juga selama kami bertanding. Alhamdulilah fasilitas lengkap yang kami dapatkan. Ucapan terima kasih kami kepada KONI Aceh yang sudah mencari pelatih hebat,” ungkapnya.
Sementara itu, Shihan Arie Marzuki yang didampingi oleh Sensei Hendra Darmawan mengucapkan terima kasih kepada para atletnya yang sudah memberikan hadiah medali emas. Baginya, apa yang sudah berhasil diraih itu merupakan buah dari kerja keras anak didiknya sendiri.
“Terima kasih, ini semua juga berkat kerja keras kalian sehingga kalian bisa meraih medali di tingkat internasional,” kata Arie Marzuki.
Ia juga menilai kalau atlet Aceh sudah punya modal awal sebelum bertanding yaitu mental, dimana mental masyarakat Aceh itu keras dan berani. Tapi mental itu tidak terarah, kemana, seharusnya ke latihan atau ke pertandingan.






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…