Rabu, 17/04/2024 - 09:02 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Angkatan Laut Amerika Serikat dan Iran Bentrok di Dekat Selat Hormuz

ADVERTISEMENTS

 DUBAI — Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengatakan Iran mencoba merebut dua kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz yang strategis pada Rabu (5/7/2023) pagi, menembaki salah satu dari kapal tanker tersebut.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Dikatakan bahwa dalam kedua kasus tersebut, kapal-kapal angkatan laut Iran mundur setelah Angkatan Laut AS mengirim kapal perusak rudal ke tempat kejadian. Dan kedua kapal komersial tersebut melanjutkan perjalanan mereka.

ADVERTISEMENTS

“Angkatan Laut Iran memang berupaya untuk menangkap kapal tanker komersial yang secara sah transit di perairan internasional,” kata Laksamana Muda Tim Hawkins, juru bicara Armada Kelima Angkatan Laut AS. “Angkatan Laut AS segera merespons dan mencegah penyitaan tersebut.”

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah

Dia mengatakan bahwa tembakan yang diarahkan ke kapal kedua tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan besar. Tidak ada komentar langsung dari Iran atas insiden tersebut.

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

Angkatan Laut AS mengatakan bahwa sebuah kapal angkatan laut Iran mendekati kapal TRF Moss yang berbendera Kepulauan Marshall di Teluk Oman sekitar pukul 01.00. AS mengerahkan USS McFaul, sebuah kapal perusak berpeluru kendali, serta pesawat tanpa awak MQ-9 Reaper dan pesawat patroli P-8 Poseidon.

Berita Lainnya:
Dubes Iran: Indonesia Ada di Sisi yang Benar dalam Konflik Israel Palestina

Tiga jam kemudian, Angkatan Laut AS menerima panggilan marabahaya dari kapal tanker minyak berbendera Bahama, Richmond Voyager, lebih dari 20 mil laut di lepas pantai Muscat, ibu kota Oman. Angkatan Laut AS mengatakan bahwa kapal angkatan laut Iran lainnya telah mendekat dalam jarak satu mil (1,6 kilometer) dari kapal tanker tersebut dan memerintahkannya untuk berhenti.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

“Kapal perusak AS yang sama melaju ke arah kapal tanker tersebut dengan kecepatan maksimum,” kata Angkatan Laut dalam sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

“Sebelum kedatangan McFaul di lokasi kejadian, personel Iran menembakkan beberapa kali tembakan jarak jauh baik dari senjata ringan maupun senjata yang digunakan oleh awak kapal,” kata pernyataan itu.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

Angkatan Laut AS mengatakan bahwa Iran telah menyita setidaknya lima kapal komersial dalam dua tahun terakhir dan mengganggu lebih dari selusin kapal lainnya. Banyak dari insiden-insiden tersebut terjadi di dalam dan sekitar Selat Hormuz, mulut Teluk Persia yang sempit yang dilalui oleh 20 persen dari semua minyak mentah.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024
Berita Lainnya:
Menko Airlangga Bilang Harga Minyak Mentah Sudah di Atas Asumsi APBN

Pada bulan April, pasukan komando angkatan laut Iran bertopeng melakukan serangan dengan menggunakan helikopter untuk menyita sebuah kapal tanker minyak milik AS di Teluk Oman, yang cuplikannya ditayangkan di TV pemerintah Iran.

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Iran mengatakan bahwa kapal tanker tersebut disita setelah bertabrakan dengan kapal Iran lainnya, tetapi tidak memberikan bukti. Di masa lalu, Iran telah menyita kapal-kapal komersial untuk digunakan sebagai alat tawar-menawar dengan Barat.

Ketegangan terus meningkat sejak pemerintahan Trump secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir Iran tahun 2015 dengan negara-negara besar dunia dan mengembalikan sanksi-sanksi yang melumpuhkan.

Iran telah merespon dengan meningkatkan aktivitas nuklirnya – yang katanya murni untuk tujuan damai – dan juga menyediakan pesawat tak berawak bersenjata kepada Rusia untuk perangnya melawan Ukraina.

sumber : AP

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi