Jumat, 01/03/2024 - 14:19 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

Australia Minta Waktu 60 Hari ke RI Buktikan Ternak Sapinya Bebas LSD

ADVERTISEMENTS

Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang (kiri) dalam konferensi pers penangguhan impor sapi dari empat peternakan Australia di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (1/8/2023).

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

 JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) menyebut Australia meminta waktu selama 60 hari untuk membuktikan kebenaran temuan penyakit Lumpy Skin Diseases (LSD) pada sapi hidup impor yang didatangkan  Indonesia. Sementara ini, Indonesia menangguhkan impor sapi dari empat peternakan Australia diduga menjadi sumber virus tersebut. 

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementan, Bambang, mengatakan, pihaknya menemukan penyakit LSD pada 13 ekor sapi bakalan dari Australia. Sapi-sapi tersebut diketahui masuk dalam delapan periode pengapalan yang diperiksa sejak 25 Mei hingga 26 Juli 2023 di Pelabuhan Tanjung Priok. Adapun belasan ternak tersebut telah dimusnahkan setelah diketahui tertular LSD. 

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj
Berita Lainnya:
AHM Luncurkan Skutik Premium Fashionable New Honda Stylo 160

Bambang mengatakan, pihaknya telah bersurat kepada pemerintah Australia pada 12 Juli 2023 ihwal temuan LSD tersebut. 

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

“Untuk membuktikan ini, Australia minta waktu 60 hari terhitung sejak 12 Juli sampai 12 September 2023. Kami setuju, karena mereka juga menerima permintaan kita untuk (empat peternakan itu) tidak lagi mengirim ke Indonesia,” kata Bambang dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/8/2023). 

ADVERTISEMENTS

Lebih lanjut, ia menjelaskan, nantinya bila empat peternakan yang menjadi asal dari 13 ekor sapi tersebut terbukti terjangkit virus LSD, pemerintah akan menutup total impor sapi secara total khusus dari empat peternakan itu. 

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Targetkan Peningkatan Penjualan Kendaraan Komersial,Gaikindo Bidik Pasar Australia

Adapun untuk peternakan lainnya yang berada dalam radius 30 kilometer (km) hingga 60 km akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pasalnya, menurut Bambang, radius tersebut menjadi jangkauan vektor atau pembawa virus LSD seperti lalat, nyamuk, dan caplak serta serangga lainnya. 

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

“Bila sampai 60 hari kemudian akan ada jawaban dari Australia, kalau dinyatakan negatif (LSD) maka impor akan diteruskan, tapi kalau positif kita hentikan,” kata dia. 

Bambang mengatakan, sejauh ini terdapat 60 peternakan di Australia yang memasok sapi bakalan untuk Indonesia. Ia pun menuturkan, dalam 60 hari ke depan, penangguhan hanya dilakukan untuk empat peternakan sedangkan 56 peternakan lainnya tetap dapat melakukan pengiriman ke Indonesia. 

Bila dalam 60 hari….

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi