Selasa, 25/06/2024 - 15:38 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Dua Hari dan Dua Malam yang Patut Direnungkan Manusia

JAKARTA — Tak ada hari yang lebih menegangkan dari hari ketika manusia mempertanggungjawabkan setiap amalnya di hadapan Allah taala. Dan tak ada malam yang lebih mencekam dari malam-malam yang dilewati manusia dalam alam kuburnya.

Inilah yang seyogianya direnungkan oleh setiap Muslim agar lebih menata diri dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan abadi. Sebagaimana disebutkan oleh Imam Malik tentang dua hari dan dua malam yang patut menjadi renungan setiap mukmin.

Yaitu pertama, hari ketika manusia menghadap Allah ta’ala untuk mempertanggungjawabkan amalnya, sementara setiap orang tak mengetahui apakah Allah ta’ala ridha terhadapnya atau justru ia mendapat murka Allah ta’ala. Kedua, hari yang menegangkan itu adalah hari ketika setiap manusia menerima catatan amalnya. Orang-orang yang selamat akan menerima catatan amalnya dengan tangan kanan, sedang orang yang celaka akan menerima catatan amal dengan tangan kirinya.

Berita Lainnya:
Pesan Rasulullah untuk Para Pemimpin

Sedang dua malam yang patut menjadi renungan setiap manusia adalah pertama, malam ketika setiap diri masuk ke dalam liang kubur, melewati malam-malam di alam kubur yang mencekam. Kedua, malam di mana ketika manusia yang telah wafat bangkit pada pagi harinya dan saat itulah kiamat.

 

قال وحدثنا محمد بلغ به أنس بن مالك قال: ألا أحدثكم بيومين وليلتين لم تسمع الخلائق بمثلهن : أول يوم يجيئك البشير من الله تعالى إما برضاه وإما بسخطه ، ويوم تقف فيه على ربك آخذا كتابك إما بيمينك وإما بشمالك ، وليلة تستأنف فيها المبيت في القبور ولم تبت فيها ليلة قط ، وليلة تمخض صبيحتها يوم القيامة.

Berita Lainnya:
Apa Maksud dari 'Agama Adalah Nasihat'?

Muhammad menyampaikan riwayat ini dari Anas bin Malik r.a. dia berkata: ketahuilah oleh kalian ada dua hari dan dua malam yang belum pernah seseorang pun mendengarnya.  Pertama, hari saat kabar datang padamu dari Allah taala, apakah kabar itu datang dengan ridhoNya dan apakah kabar itu datang dengan murkaNya. Kedua, hari saat engkau berdiri di hadapan Tuhanmu dengan membawa kitab catatan amalmu, apakah engkau menerimanya dengan tangan kanan atau apakah engkau menerimanya dengan tangan kiri.

Dan malam pertama engkau di dalam kubur sedang engkau tidak pernah bermalam di dalamnya, dan malam ketika paginya terjadi hari kiamat. (Lihat Imam Qurthubi dalam kitab at Tadzkirah halaman 300 yang diterbitkan Maktabah Darul Minhaj).

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

وَأَمَّا الْغُلَامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَن يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا الكهف [80] Listen
And as for the boy, his parents were believers, and we feared that he would overburden them by transgression and disbelief. Al-Kahf ( The Cave ) [80] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi