Senin, 27/05/2024 - 23:36 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Erdogan Bersikeras, Rusia Harus Terlibat dalam Kesepakatan Biji-bijian yang Baru

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Ahad (10/9/2023) usai KTT G 20, bahwa Rusia tidak dapat dikecualikan dari kesepakatan biji-bijian yang baru

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

  ANKARA — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Ahad (10/9/2023) seusai KTT G 20 bahwa Rusia tidak dapat dikecualikan dari kesepakatan biji-bijian yang baru. Erdogan beralasan, karena mengecualikan Rusia akan penuh dengan ketegangan baru di wilayah itu dan dampaknya sulit untuk menghindari krisis pangan di dunia.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Saya memiliki kesempatan di KTT ini untuk mendiskusikan secara perinci kesepakatan biji-bijian. Kesepakatan ini memungkinkan untuk menghindari krisis pangan di dunia. Seperti yang Anda ketahui, kesepakatan ini telah diperpanjang tiga kali. Tiga puluh tiga juta ton biji-bijian dipasok selama ini. Proses tanpa Rusia tidak akan mungkin berkelanjutan. Rusia tidak dapat dikecualikan dari proses biji-bijian. Tidak boleh ada upaya untuk memicu ketegangan di wilayah ini,” kata Erdogan.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
WCK akan Kembali Beroperasi Seusai 7 Pekerjanya Dibunuh Zionis Israel

Pada tanggal 17 Juli, Rusia menolak untuk melanjutkan partisipasinya dalam kesepakatan biji-bijian, yang dicapai setahun yang lalu. Sementara, kesepakatan ini perlu untuk memastikan ekspor biji-bijian Ukraina yang aman melintasi Laut Hitam. 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Kesepakatan ini juga mengatur tentang penciptaan kondisi-kondisi untuk mengekspor produk-produk pertanian dan pupuk dari Rusia. Moskow menjelaskan, penarikan diri dari kesepakatan tersebut karena tidak dilaksanakannya bagian dari kesepakatan yang terkait dengan ekspor Rusia ke pasar global.

Berita Lainnya:
Hadapi Banyak Tantangan, AS Tekankan Pentingnya Jaga Stabilitas

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Selain itu, Presiden Rusia Vladimir Putin berulang kali menunjukkan fakta bahwa sebagian besar biji-bijian dari Ukraina telah dikirim ke negara-negara Eropa. Padahal sesuai dalam kesepakatan, biji-bijian tersebut harus dikirim ke negara-negara miskin. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Meskipun begitu, Moskow mengatakan bahwa mereka siap untuk melanjutkan partisipasinya dalam kesepakatan ini. Dengan catatan, hanya jika semua kewajiban yang berkaitan dengan Rusia akhirnya juga telah diimplementasikan.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi