Minggu, 05/05/2024 - 20:00 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

UT: Indonesia Berpotensi Masuk Tiga Besar Negara Ekonomi Hijau Dunia

ADVERTISEMENTS

JAKARTA — Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Terbuka (UT) Dr Erlambang Darmanto mengatakan Indonesia berpotensi masuk ke dalam jajaran tiga besar negara dengan ekonomi hijau di dunia.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah

 “Kalau basis manufaktur kita berupa ekonomi hijau dan kelautan, maka kita bisa menjadi tiga besar negara di dunia. Kalau manfaatkan potensi yang ada,” kata Erlambang saat ditemui di Kampus UT, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (20/9/2023).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

Erlambang mengatakan Indonesia harus memaksimalkan potensi ekonomi hijau dan biru yang ada. Sebab jika hanya mengandalkan industri konvensional, maka akan sulit mengejar ketertinggalan negara lainnya.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

Menurutnya, Cina beserta sejumlah negara maju lainnya telah berada sepuluh tahun di depan Indonesia dalam hal industri konvensional. Selain itu sejumlah permasalahan terkait lingkungan juga menjadi hal urgen dalam pengembangan industri ekonomi hijau di Indonesia.

ADVERTISEMENTS
Selamart Hari Buruh
Berita Lainnya:
Konflik Iran-Israel Ancam Ketahanan Pangan Nasional

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Indonesia saat ini berada di urutan kedua dunia terkait penyumbang sampah laut,” ujar Erlambang.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

UT mengadakan Seminar Internasional tentang Bisnis, Ekonomi, Sains Sosial, dan Teknologi ke-6 (ISBEST) yang membahas tentang perkembangan ekonomi hijau dan biru di Indonesia. Dalam seminar tersebut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (Seskemenkop UKM) Arif Rahman Hakim mengatakan, ekonomi hijau memiliki peluang lebih besar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Thantawi Ishak mantan Komisaris Utama Bank Aceh

Melalui ekonomi hijau, Arif memproyeksikan akan terdapat peluang usaha senilai Rp 10,1 triliun pada 2030, 40 juta lapangan kerja baru, serta dapat meningkatkan investasi sebesar Rp 642 triliun di Indonesia pada 2030.

Berita Lainnya:
Kuartal Pertama 2024, Pertamina Catatkan Produksi Minyak 548 Ribu Barel per Hari  

Selain itu, kata dia, ada penelitian yang melaporkan pertumbuhan ekonomi hijau di Indonesia mencakup tiga fokus utama yaitu strategi dan layanan profesional dengan potensi pasar mencapai 46 miliar dolar AS pada 2030, solusi untuk mengoptimalkan intensitas gas rumah kaca dengan potensi pasar 350 miliar dolar AS pada 2030, serta kompensasi emisi dengan potensi pasar mencapai 3,5 miliar dolar AS pada 2030.

“Wirausahawan muda Indonesia memiliki peluang besar guna mendukung ekonomi hijau dan patut dijadikan sebagai target yang baik dilakukan,” kata Arif.

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi