Kamis, 29/02/2024 - 18:32 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Ogah Dianggap Setara dengan PSI, PDIP Disebut Pasang Mode Jaim ke Kaesang

ADVERTISEMENTS

JAKARTA – Jalan terjal nampaknya akan dirasakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep ketika berniat sowan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

Sebabnya, sebelum bertemu Megawati, Kaesang harus menemui Ketua DPP PDIP Puan Maharani terlebih dahulu.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai, PDIP takkan memberikan langkah mudah bagi Kaesang. Menurutnya, sikap tersebut ditunjukkan setelah Kaesang memutuskan untuk bergabung ke PSI ketimbang ke PDIP.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Kaesang menjadi salah satu keluarga Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang malah bergabung ke tetangga. Mulai dari Jokowi, Gibran Rakabuming Raka hingga sang menantu, Bobby Nasution memilih merapat ke partai berlambang banteng moncong putih.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

“PDIP secara keseluruhan kader dan elitenya jengkel sama Kaesang. Maka caranya membalas, dengan merayu saja, tapi tidak mudah bertemu Megawati selaku ketua umum,” kata Efriza dikutip media Suara, Selasa (3/10/2023).

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Polisi Amankan CCTV Pascaledakan di RS Semen Padang

Efriza lantas mengamati PDIP yang tengah menjaga sikap atau jaga image (jaim) terhadap Kaesang. Sebab, PDIP ingin menunjukkan sebagai penguasa politik.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Di sisi lain, meski masih anak baru di dunia politik, namun sosok putra bungsu Jokowi itu tetap diperhitungkan.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Di mana PDIP memiliki harapan kalau Kaesang bisa mendukung bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.

“PDIP berharap Kaesang dukung Ganjar, tapi tak ingin juga Kaesang “besar kepala” karena ketua umum partai non-parlemen dengan mudah bertemu Ketua Umum Megawati sebagai Partai Penguasa saat ini,” terangnya.

“Ini menunjukkan PDIP, dalam bahasa halusnya, ada mekanismenya, bahasa kasar mengutip anak sekarang, ‘siapa elo, main minta ketua ketum’ Jadi PDIP, gengsi tapi butuh,” sambung Efriza.

Berita Lainnya:
Bukan Cuma Incar Kemenangan, Amin Juga Ingin Ungkap Kebenaran

Lebih lanjut, Efriza juga menilai kalau PDIP tidak ingin dilihat setara dengan PSI apabila memudahkan Kaesang menemui Megawati.

“PDIP tentu tak mau pertemuan Kaesang dengan ketua umumnya, membuat PSI sebagai partai non-parlemen, semakin ‘besar kepala” karena pertemuan Kaesang dan Megawati, di mata publik bahwa PSI seolah telah sederajat level partainya,” tuturnya.

Kaesang sempat mengungkapkan keinginannya untuk bertemu Megawati usai didapuk menjadi Ketua Umum PSI. Mendengar keinginan Kaesang, Puan langsung menyodorkan syarat.

“Ayo Mas Kaesang ketemu Mbak Puan dulu,” kata Puan usai memberikan materi di Rakernas ke-IV PDIP, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2023).

“Ayo kapan mau ketemu Mbak Puan? Yuk, nih udah ditunggu nih sama Mbak Puan, Mas Kaesang,” sambung dia.

Sumber: Gelora

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi