Minggu, 25/02/2024 - 10:20 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Minta Wartawan Bersabar Soal SYL, Jokowi: Coba Dikontak Saja!

ADVERTISEMENT

JAKARTA – Hilangnya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) usai ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menjadi buah bibir.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Istana pun bergeming dengan berbagai pemberitaan yang menyebut hilangnya SYL saat lawatan ke Eropa.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Terkait itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat khususnya awak media untuk bersabar menunggu informasi resmi.

ADVERTISEMENT

“Ya ditunggu nanti, memang dari luar belum sampai ke tanah air,” ucap Jokowi kepada awak media di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (4/10).

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
KSP: 212 Ribu Petugas Pemilu 2024 Miliki Risiko Kesehatan

Isu ini menjadi bulan-bulanan pemberitaan yang turut mencoreng pihak istana. Pasalnya, kasus SYL menambah daftar anggota kabinet yang tersandung korupsi.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Sembari bercanda, Jokowi menanyakan nomor ponsel SYL ke wartawan. Sebelumnya dia bertanya siapa sosok yang dimaksud wartawan sedang hilang kontak.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Saat wartawan menyebut nama Syahrul, Jokowi meminta awak media untuk coba meneleponnya.

“Coba dikontak saja, bisa? Ada yang punya nomor teleponnya enggak? Coba dikontak,” seloroh Jokowi.

Berita Lainnya:
Tiga Terduga Pelaku Penembakan Warga Boyolali Ditangkap

Wakil Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkap Syahrul hilang kontak. Menurutnya, Syahrul terpisah dari rombongan Kementan saat hendak kembali ke Jakarta akhir September.

“Sampai hari ini kita terus mencari keberadaan Pak Menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan Pak Menteri sampai hari ini,” ujar Harvick saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/10)

Sumber: Gelora

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi