Minggu, 25/02/2024 - 23:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

SYL Hilang Usai Ditetapkan Tersangka KPK, Pengamat: Diculik Jin Seperti Harun Masiku?

ADVERTISEMENT

JAKARTA – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang hilang kontak dalam kunjungan kerja ke Eropa, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengingatkan publik tentang sosok Harun Masiku.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menuturkan, Harun Masiku juga langsung menghilang usai Tangkap Tangan KPK dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat anggota KPU RI periode 2017-2022, Wahyu Setiawan.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Media Palestina: Israel Gempur Taman Kanak-kanak di Rafah saat Fajar

“Apakah dia menghilangkan diri atau bagaimana? Soalnya enggak mungkin ‘dihilangkan jin’ seperti Harun Masiku,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/10).

ADVERTISEMENT

Meski SYL diisukan akan kembali ke Jakarta pada Kamis besok (5/1), Jerry memperkirakan maksud menghilangnya politikus Partai Nasdem itu karena tidak mau ditangkap KPK.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

“Dengan dia menghilang, bisa saja untuk menghindar dari keterlibatan dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian,” pungkas Jerry.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Indeks Persepsi Korupsi Stagnan, KPK: Pemberantasan Korupsi tak Bisa 'Biasa-Biasa' Saja

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi mengaku hilang kontak dan belum tahu keberadaan Mentan SYL.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Sampai hari ini kita terus mencari keberadaan Pak Menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan Pak Menteri sampai hari ini,” kata Harvick di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/10).

Sumber: Gelora

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi