Serangan pada Sabtu dan pembalasan Israel menggagalkan rencana para diplomat di Timur Tengah pada saat yang genting ketika Israel hampir mencapai kesepakatan untuk menormalisasi hubungan dengan kekuatan Arab terkaya, Arab Saudi.
Negara-negara Barat sangat mendukung Israel. Kota-kota Arab telah menyaksikan demonstrasi jalanan untuk mendukung Palestina. Iran, pendukung Hamas, merayakan serangan tersebut namun membantah berperan langsung dalam serangan tersebut.
“Kami mencium tangan mereka yang merencanakan serangan terhadap rezim Zionis,” kata Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dalam pidatonya di televisi sambil mengenakan syal Palestina, meskipun dia mengatakan tuduhan bahwa Teheran berada di balik serangan itu adalah salah.
Bentrokan mematikan di perbatasan utara Israel pada Senin menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya front kedua dalam perang tersebut, dimana sekutu utama Iran lainnya di wilayah tersebut, gerakan Hizbullah Lebanon, ikut terlibat dalam konflik tersebut. Dikatakan bahwa pihaknya tidak berada di balik serangan apa pun ke Israel.
Sumber: Gelora






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…