NASIONAL
NASIONAL

Soal Hukum Boikot Produk Teroris Israel dan Sekutunya? Buya Yahya dengan Tegas Bilang Begini

Hal ini dengan harapan dengan ekonominya guncang maka rakyatnya akan menegur pemimpin negara itu.

“Lalu bagaimana kalau dia seorang kepala negara? Ya bagaimana agar goncang sana ekonomi atau bagaimana agar dia dimarahi oleh rakyatnya sendiri,” saran Buya Yahya.

Maka ini harus menjadi pelajaran bagi semua bahwa jangan sembarangan dengan agama lain.

“Jangan ada keliru itu jadi ada syariatnya,” kata Buya Yahya.

Hal ini karena mencaci Nabi adalah soal urusan hati.

“Jangankan Nabi jauh amat kesana, ibu kita dihina kita marah,” jelas Buya Yahya.

Maka jika ada umat Islam yang tidak bela Nabi Muhammad maka ia tidak punya perasaaan.

“Hati-hati, jika Nabi Muhammad dicaci dan kita tidak terenyuh Jangan-jangan kita ini munafik,” kata Buya Yahya.

Bagaimana Cara Boikot?

Kata Buya Yahya terserah bagaimana cara boikotnya.

“Cukup seperti itu, hukum boikot hukumannya terserah bagaimana asalkan hukuman ikrar dirasa oleh orang tersebut,” saran Buya Yahya.

Buya Yahya juga berpesan bagi yang pernah melukai Nabi untuk segera bertaubat.

Jadi boikot pada dasarnya, boikot dapat dilakukan dengan tujuan mengguncang ekonomi negara tersebut.

Dengan harapan setelah terguncang akan terhenti kejahatan yang dilakukannya terhadap umat Muslim.

Umat Muslim di Seluruh Dunia Boikot beberapa Produk dari Negara Sekutu Israel

Muncul media sosial tagar #BDSMovement yang merupakan gerakan untuk memboikot, melakukan divestasi, dan memberikan sanksi kepada Israel yang melakukan genosida terhadap Palestina.

Yang pertama diboikot oleh umat Muslim adalah Perusahaan restoran cepat saji asal Amerika Serikat (AS) McDonald’s (McD).

Bukan saja di Indonesia, tapi di setiap negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

Hal ini bermula karena McD cabang Israel dikabarkan menyumbangkan sekitar 4.000 makanan kepada pasukan pertahanan Israel (IDF) selama perang di Gaza, Palestina.

Aksi protes pun bermunculan di setiap negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

Di Lebanon misalnya, sempat dikabarkan sekelompok besar warga dilaporkan berkumpul di luar McD untuk memprotes tindakan tersebut. 

Hal yang sama juga terjadi di Mesir. 

Mengutip BNN News, tindakan McD itu dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap IDF.

Bahkan akibatnya, McD dikabarkan menawarkan diskon hingga 50 persen.

Namun dikutip Timesnownews, McD Oman mengeluarkan pernyataan khusus mendukung Jalur Gaza.

Perusahaan itu bahkan menyumbangkan US$ 100.000 ke warga Gaza.

“McD Oman (Al Daud Restoran LCC), menyampaikan simpati mendalam kepada saudara dan saudari di Gaza. Kami berdiri dengan Gaza di masa tersulitnya. Kami berharap Tuhan melindungi negara kita, semua Arab, semua Muslim, dari setan dan kebencian,” dikutip dari Timesnownews.

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website