Minggu, 16/06/2024 - 00:16 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

SPORT

Fans MU Diminta ‘Tobat’, Lupakanlah Glorifikasi Masa Lalu

 MANCHESTER — Pamor Manchester United (MU) tidak lagi seperti dulu. Bahkan, saat ini MU kerap menjadi guyonan banyak penggemar tetangga alias rival. Praktis, para fan Setan Merah dengan berat hati harus menerima periode kelam ini.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Masa indah menjadi seorang penggemar MU jelas tumbuh pada medio 1990-an hingga 2000-an sedekade lalu, terutama saat mereka menjuarai treble winners pada 1998/1999 bersama pemain-pemain ikonik, seperti David Beckham, Ryan Giggs, Andy Cole, Teddy Sheringham, Ole Gunnar Solskjaer, Peter Schmeichel, Dwight Yorke, hingga era Cristiano Ronaldo fase pertama. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Alhasil, mantan pelatih Chelsea dan Newcastle United, Ruud Gullit menyebut tifosi Setan Merah sudah harus berhenti pun bangun dari glorifikasi masa lalu. “Pemain terbaik tidak lagi pergi ke Manchester United. Mereka sudah bukan jadi pilihan menarik,” kata Gullit kepada Podcast William Hill, Up Front with Simon Jordan dilansir Four Four Two, Jumat (10/11/2023).

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Pernyataan Gullit memang begitu menohok, tapi berdasarkan fakta lapangan. MU dalam beberapa tahun terakhir selalu kesulitan bersaing untuk merebut trofi Liga Primer Inggris. Periode kelam Setan Merah lahir setelah ditinggal pergi Sir Alex Ferguson.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Ini Pernyataan Tegas Virgil Van Dijk Terkait Lanjut atau tidak Kariernya di Liverpool

 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Mereka berada di tempat lain dan sekarang Manchester City, Liverpool serta Chelsea punya pemain terbaik. MU tak memiliki pemain top, sehingga menjadi seperti tim era 1990-an sangat tidak mungkin,” ujar legenda AC Milan dan timmas Belanda ini. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Masa sulit bukan hanya menimpa para pemain dan pelatih, melainkan setiap penggemar MU. Modal gengsi mereka untuk dibandingkan dengan beberapa tim adalah baru menjuarai Piala Carabao musim lalu.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Akan tetapi, skuad Erik ten Hag pada awal kampanye 2023/2024 begitu mengkhawatirkan dengan tercecer di papan tengah setelah menelan lima kekalahan dari 11 partai yang sudah dimainkan.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Derita tersebut berlanjut pada ajang Liga Champions. MU dengan mudah dipermalukan tim gurem FC Copenhagen dengan skor 3-4 pada matchday keempat Grup A, dini hari WIB tadi.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Untuk itu eks pemain PSV Eindhoven dan AC Milan itu menganjurkan bahwa penggemar MU sudah harus meninggalkan kenangan pun kejayaan pada masa lalu.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Ragnar Apresiasi Dukungan Suporter Timnas Indonesia dan Julukan Wak Haji

“Mantan pemain mereka, yang kini bekerja sebagai seorang pundit bahkan mengatakan hal itulah yang menyulitkan seorang pelatih karena mereka ingin masa-masa keemasan itu terulang kembali. Namun, hal itu tak kembali, setidaknya sampai sekarang,” ujar Gullit.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Selain tidak terkesan dengan perkembangan di Old Trafford, pesepak bola yang dulu dijuluki sebagai the Black Tulip berpendapat bahwa Ten Hag adalah pilihan yang aneh bagi manajer.

Pelatih berusia 53 tahun ini relatif tidak berpengalaman, karena sebelumnya hanya berhasil di Eredivisie, dengan Ajax menjadi pekerjaan terbesar dalam CV-nya sebelum mengambil alih kendali di klub pemilik 20 gelar Liga Inggris.

“Menunjuk Ten Hag sebagai pelatih jadi kejutan bagi orang-orang Belanda. Dia tidak memiliki latar belakang yang menunjukkan bahwa dia akan mampu menghadapi tekanan dalam mengelola MU, jadi memilihnya adalah risiko,” kata dia.

Piala Dunia U-17 Indonesia mulai berlangsung sejak 10 November hingga 2 Desember 2023.
Segera beli dan dapatkan tiket resmi pertandingan Piala Dunia U-17 di Jakarta, Bandung, Solo,
dan Surabaya di laman https://www.tickets-u17worldcup.com/matches

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

كَذَٰلِكَ وَقَدْ أَحَطْنَا بِمَا لَدَيْهِ خُبْرًا الكهف [91] Listen
Thus. And We had encompassed [all] that he had in knowledge. Al-Kahf ( The Cave ) [91] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi