Senin, 27/05/2024 - 22:06 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Pemerintah Perbaiki Infrastruktur untuk Atasi Kelaparan di Yahukimo

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah membangun dan memperbaiki sejumlah infrastruktur untuk mengantisipasi kasus kelaparan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Ini sedang diinisiasi untuk perbaikan infrastruktur yang mengalami longsor serta penyediaan gudang untuk cadangan makanan kalau terjadi kejadian serupa,” ujarnya di Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Dia mengatakan rencana tersebut disusun melalui koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Ia juga mengatakan pemerintah akan membangun rumah sakit di sejumlah wilayah setempat guna memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan. Ia mengatakan rumah sakit umum daerah (RSUD) di dua provinsi di kawasan tersebut masih berstatus D atau sangat tidak layak untuk melayani warga.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Provinsi dan kabupaten yang ada di pegunungan-pegunungan dan Provinsi Papua Tengah hanya punya satu rumah sakit dan statusnya masih D. Itu sangat tidak layak kalau harus melayani warga di sekitar apalagi kalau kemudian harus dirujuk ke rumah sakit yang sangat jauh, seperti rumah sakit Jayapura atau rumah sakit di Timika. Saya kira masalah ini harus segera diselesaikan. Paling tidak harus ada rumah sakit tipe C,” kata dia.

Berita Lainnya:
Tidak Tahan Tiga ASN Pemkot Ternate Tersangka Narkoba, Polisi Jelaskan Alasannya

Keterbatasan rumah sakit juga membuat masyarakat harus menempuh perjalanan jauh dan membuat biaya transportasi mahal jika pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Untuk kabupaten tertentu bisa dua kali pesawat, misalnya dari Yahukimo ke Jayapura tidak bisa langsung ke Jayapura harus ke Wamena dulu baru ke Jayapura atau ke Timika ini tempatnya cukup jauh,” katanya.

Oleh karena itu, pemerintah akan menyiapkan RSUD tipe C agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia menyatakan keinginan adanya tenaga kesehatan yang bertugas di RS tersebut warga asli Papua.

ADVERTISEMENTS

“Sehingga dia tidak ada keinginan tergoda untuk ke tempat lain ketika ditugaskan di sana,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS

Sebelumnya, Kemenko PMK akan membantu upaya menaikkan status RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo dari tipe D menjadi C.

Berita Lainnya:
Harumkan Nama Indonesia, Barista Wanita Tunjukkan Kopi Indonesia Terbaik di Dunia

Dalam agenda kerja ke Papua, Jumat (10/11/2023), Menko PMK Muhadjir berkunjung ke sejumlah tempat. Ia juga meninjau satu-satunya rumah sakit di Kabupaten Yahukimo.

Di RSUD Dekai, ia meninjau fasilitas tempat itu serta berbincang dengan sejumlah pasien yang tengah menjalani perawatan.

Ketika berbincang dengan pengurus rumah sakit, diketahui RSUD Dekai mengalami kekurangan tenaga medis, peralatan medis, dan pasokan listrik karena masih mengandalkan generator set (genset).

Bahkan, jika pasien membutuhkan cuci darah ataupun CT Scan harus dirujuk ke rumah sakit di Jayapura, sedangkan akses dari Yahukimo ke Jayapura hanya bisa melalui jalur udara dan membutuhkan biaya tak sedikit.

Muhadjir mengatakan segera berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut.

Piala Dunia U-17 Indonesia mulai berlangsung sejak 10 November hingga 2 Desember 2023.
Segera beli dan dapatkan tiket resmi pertandingan Piala Dunia U-17 di Jakarta, Bandung, Solo,
dan Surabaya di laman https://www.tickets-u17worldcup.com/matches

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi