Selasa, 27/02/2024 - 00:39 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Pesan Nabi Muhammad SAW kepada Orang Tua untuk Perhatikan Lingkungan Pertemanan Anak

ADVERTISEMENT

JAKARTA — Ada beberapa akibat yang ditimbulkan dari kelalaian orang tua dalam memperhatikan anak-anaknya. Salah satunya ialah anak berada dalam pergaulan negatif bersama orang-orang yang tidak baik.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Dr Abdullah Nashih Ulwan dalam ‘Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam’ menjelaskan, beberapa sebab utama yang mengakibatkan anak menyimpang adalah pergaulan negatif dan rusak.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Jika anak tersebut tidak mengerti, lemah akidah dan mudah terombang-ambing akhlaknya, mereka akan cepat terpengaruh oleh teman-teman yang nakal dan jahat, di samping cepat mengikuti kebiasaan-kebiasaan dan akhlak yang rendah,” kata Ulwan.

ADVERTISEMENT

Dampaknya kemudian, dia mengungkapkan, perbuatan jahat dan penyimpangan pun menjadi bagian dari tabiat dan kebiasaan si anak. Dengan demikian, sulit mengembalikan mereka ke jalan yang lurus dan menyelamatkan mereka dari kesesatan serta kesengsaraan.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

 

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

“Dengan ajaran-ajarannya yang edukatif, Islam telah mengarahkan para orang tua dan pendidik untuk memperhatikan anak secara sempurna. Terutama sekali pada masa pubertas, sehingga mereka benar-benar mengetahui siapa orang-orang yang menemani, dan ke mana mereka pergi,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Akhlak Nabi Muhammad, Suka Duduk dan Makan Bersama Orang Miskin

Islam juga memberikan petunjuk untuk memilihkan teman yang baik untuk anak-anak mereka, agar dapat menyerap akhlak, adab dan adat yang mulia. Islam memberikan petunjuk supaya memperingatkan mereka terhadap teman-teman yang jahat dan buruk sehingga tidak ikut terjerat di dalam kesatuan dan penyimpangan.

Nabi Muhammad SAW pun telah memberikan pesan tentang pentingnya memperhatikan lingkungan pertemanan. Hal ini sebagaimana hadis riwayat berikut:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل”.. رواه أحمد، والترمذي، وأبو داود، والبيهقي.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Seseorang itu akan (ikut berada) pada agama temannya. Karena itu, hendaklah salah seorang di antara kalian memperhatikan siapa temannya itu” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, Abu Daud, dan Al Baihaqi).

Berita Lainnya:
Membakar atau Membuang Kalimat Basmalah, Bolehkah? Ini Penjelasan Prof Quraish Shihab

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ وَكِيرِ الْحَدَّادِ لَا يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً

“Perumpamaan orang yang bergaul dengan orang shaleh dan orang yang bergaul dengan orang buruk seperti penjual minyak wangi dan tukang tempa besi. Pasti kau dapatkan dari pedagang minyak wangi apakah kamu membeli minyak wanginya atau sekedar mendapatkan bau wewangiannya. Sedangkan, dari tukang tempa besi akan membakar badanmu atau kainmu atau kamu akan mendapatkan bau yang tidak sedap” (HR. Bukhari).

 

 

 

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi