Minggu, 14/04/2024 - 21:07 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Polisi Tangkap 4 Pelaku TPPO Anak di Yogya, Korban Dipekerjakan Sebagai PSK Michat

ADVERTISEMENTS

 YOGYAKARTA — Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta kembali mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap anak. Setidaknya, ada empat pelaku yang diamankan dan sudah dilakukan penahanan.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Sawitri mengatakan, TPPO terhadap anak tersebut terungkap setelah pihaknya melakukan kegiatan pencegahan dan penegakkan hukum terhadap TPPO di Kota Yogyakarta pada Rabu 8 November 2023.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh
ADVERTISEMENTS

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan adanya dugaan perdagangan orang dan atau eksploitasi secara seksual terhadap anak di sebuah hotel wilayah Hukum Polresta Yogyakarta. Modus TPPO tersebut yakni dengan mempekerjakan korban yang masih di bawah umur sebagai pekerja seks komersial (PSK).

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah

“Kemudian diamankan pelaku dengan inisial TI (19 tahun), MN (18 tahun), EK (18 tahun), dan HM (25 tahun), serta korban anak dengan inisial KR dan MC,” kata Sawitri di Aula Satreskrim Polresta Yogyakarta, Rabu (29/11/2023).

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Polisi Amankan 19 Anggota Geng Motor di Semarang

 

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan

Sawitri pun menjelaskan peran dari keempat pelaku tersebut. Dalam melakukan aksinya, pelaku TI dan MN menjadi operator atau admin yang menawarkan korban KR dan MC sebagai PSK melalui aplikasi Michat.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

“Kemudian pelaku EK umur 18 tahun sebagai keamanan, dan pelaku HM umur 25 tahun perempuan yang biasa dipanggil mami sebagai administrasi keuangan,” ucap Sawitri.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

Pada pelaku dikatakan melakukan kejahatannya tersebut dengan cara berpindah-pindah hotel di wilayah Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Dalam satu hari, katanya, korban mendapatkan masing-masing empat tamu.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

“Setiap anak dapat empat tamu dengan tarif Rp 300 ribu sampai dengan Rp 500 ribu,” jelasnya.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam perekrutan, korban KR dan MC diiming-imingi oleh para pelaku dengan gaji sebesar Rp 2.000.000 tiap dua pekan. Namun, hingga tertangkapnya pelaku, korban tidak pernah diberikan uang atau gaji oleh pelaku.

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Pasca-Penetapan 15 Tersangka Pungli Rutan KPK, ICW: Gali Keterlibatan Pihak Lain

“Modusnya, tersangka melakukan perekrutan terhadap perempuan dan dipekerjakan sebagai pekerja seks dengan memberikan iming-iming gaji besar,” ucap Sawitri.

ADVERTISEMENTS
Iklan Belasungkawa Adinda Almarhum Yafi Dhia Ulhaq Yuli

Atas perbuatannya, pelaku pun dijerat dengan UU Nomor 21 Tahun 2007, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun.

Melihat masih adanya TPPO terhadap anak di Kota Yogyakarta, Sawitri pun mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba-coba menjadi pelaku TPPO ini. Pihaknya, kata Sawitri, serius dalam menangani TPPO, terlebih yang berkaitan dengan perdagangan anak.

Sawitri juga mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya. Salah satunya dengan memastikan keberadaan anak, hingga memastikan pekerjaan anak.

“Jika mengetahui adanya tindak pidana perdagangan orang, agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat atau Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta,” jelasnya.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi