Senin, 26/02/2024 - 23:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Puluhan Rumah di Kabupaten Malang Rusak Akibat Hujan Badai

ADVERTISEMENT

Rumah milik warga Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (1/12/2023), atapnya beterbangan akibat angin kencang pada Kamis (30/11/2023).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

MALANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat puluhan rumah serta sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut. Hujan badai juga merobohkan beberapa pohon hingga melintangi jalan.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Peristiwa itu terjadi kurang lebih pukul 14.00-15.00 WIB,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis malam WIB.

ADVERTISEMENT

Puluhan bangunan yang mengalami kerusakan tersebut berada di tiga kecamatan. Di Kecamatan Jabung, misalnya sebanyak 28 rumah rusak dengan rincian 14 rumah berada di Desa Sukolilo, enam rumah di Desa Kemantren, dan enam rumah di Desa Jabung. Selain itu dua sekolah dan atap Puskesmas Jabung rusak.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Bawaslu: Publik Harusnya Kawal Rekapitulasi Manual, Bukan Sirekap  

Kemudian di Kecamatan Singosari, hujan deras disertai angin kencang pada pukul 14.00 WIB menyebabkan kerusakan puluhan rumah di wilayah Kelurahan Candirenggo, Desa Dengkol, Desa Gunungrejo, dan Desa Banjararum. “Di Kecamatan Singosari ada empat titik terdampak,” kata Sadono.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Dia memerinci di Kelurahan Candirenggo tercatat ada 13 rumah yang mengalami kerusakan, Desa Dengkol tiga rumah rusak, Desa Gunungrejo 27 rumah rusak, dan di Desa Banjararum satu tempat usaha mengalami kerusakan. “Untuk di Desa Gunungrejo, satu rumah mengalami rusak berat sehingga penghuni rumah mengungsi,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Bencana Hidrometeorologi Berpotensi Terjadi di NTB pada Awal Februari

Sementara di Kecamatan Karangploso dilaporkan tujuh rumah mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi kurang lebih pada pukul 14.30 WIB. Di wilayah itu, kerusakan terjadi pada atap rumah yang terbang terbawa angin.

“Hujan lebat disertai angin terjadi di wilayah Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, mengakibatkan tujuh rumah mengalami kerusakan di bagian atap,” ujar Sadono.

Pihaknya memperkirakan nilai kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai Rp 150 juta di wilayah Karangploso. Sementara di dua kecamatan lainnya masih dalam penghitungan. “Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa bencana tersebut,” ucap Sadono.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi