Selasa, 27/02/2024 - 20:46 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Usai Fitria Dibunuh di Sebuah Hotel di Bogor, Jasadnya Dibawa Alung ke Ruko Pakai Motor

ADVERTISEMENT

Tampang Rahmat Agil alias Alung (20 tahun), pria di Bogor yang membunuh pacarnya dengan membekap korban di dalam hotel, lalu meninggalkan jasad korban dalam sebuah ruko di Jalan Dokter Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

oleh Shabrina Zakaria

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

 

ADVERTISEMENT

Rahmat Agil alias Alung (20 tahun) tega membunuh pacarnya, Fitria Wulandari (22), di sebuah hotel di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Setelah korban tewas, tersangka membawa jasad pacarnya ke sebuah ruko di Jalan Dokter Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor menggunakan sepeda motor.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, tersangka meminta tolong salah seorang temannya untuk membawa korban keluar dari hotel pada Jumat (1/12/2023) pagi. Saat itu, tersangka mengaku bahwa korban kecelakaan karena seprai tempat tidur dalam kondisi bersimbah darah.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Kapolres Paniai: Dua Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Nabire

“Tersangka dan temannya membawa korban rencananya menuju rumah orangtua korban. Kemudian korban dipakaikan jaket oleh teman tersangka, saat itu teman tersangka merasa korban sudah dingin dan kaku,” kata Bismo, Selasa (5/12/2023).

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Untuk membawa korban keluar hotel, dijelaskan Bismo, tersangka mengendarai motor di depan. Sedangkan korban diletakkan di tengah, dijaga oleh teman tersangka di belakang. 

Berita Lainnya:
PTUN Jakarta Putuskan Gugatan terhadap Jokowi, Gibran, dan Kaesang Tidak Lolos Proses Dismissal

Namun, lanjut Bismo, sesampainya di mulut gang rumah orang tua korban di Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, tersangka mengaku takut dan mengurungkan niatnya. Hingga akhirnya tersangka membawa korban ke ruko tempat korban ditemukan terakhir kali.

 

“Kemudian dimasukan jenazah korban ke ruko di lantai 2, diletakkan di atas meja pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB, lalu teman tersangka pulang,” jelasnya.

 

Pada Jumat siang, Bismo mengatakan, hidung korban sempat mengeluarkan darah dan busa. Kemudian tersangka membersihkannya menggunakan kaus kaki yang ada di tas korban.

 

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi