Minggu, 25/02/2024 - 21:53 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Alasan WFP Setop Pasok Bantuan Pangan ke Yaman Utara

ADVERTISEMENT

 SANA’A — Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan bahwa mereka menangguhkan distribusi makanan di daerah-daerah yang dikuasai Houthi di Yaman utara karena berkurangnya pendanaan. Namun alasan lain adalah karena ketidaksepakatan dengan kelompok tersebut, mengenai bagaimana memfokuskan bantuan kepada kelompok termiskin di sana.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

WFP mengumumkan keputusan tersebut pada hari Selasa (5/12/2023), dengan mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah konsultasi dengan para donor dan negosiasi selama lebih dari satu tahun yang gagal menghasilkan kesepakatan. Khususnya untuk mengurangi jumlah orang yang membutuhkan bantuan menjadi 6,5 juta dari 9,5 juta.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Negara termiskin di Jazirah Arab ini menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, sejak pecahnya perang Yaman antara pemerintah yang didukung Arab Saudi dan pemberontak Houthi. Kelompok ini disebut bersekutu dengan Iran, dan merebut ibu kota Sanaa serta sebagian besar wilayahnya pada tahun 2014.

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
China Tegaskan Kapal Mereka Hanya Riset di Samudra Hindia

Stok makanan di daerah-daerah yang dikuasai Houthi “sekarang hampir habis sama sekali dan melanjutkan bantuan makanan, bahkan dengan kesepakatan segera, dapat memakan waktu hingga empat bulan karena terganggunya rantai suplai”, kata badan PBB itu dalam sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Dikatakan bahwa WFP akan tetap mempertahankan “ketahanan dan mata pencaharian, nutrisi, dan program pemberian makanan sekolah … selama badan tersebut memiliki dana yang cukup dan kerja sama dari pihak berwenang” di Sanaa.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Distribusi makanan di daerah-daerah yang dikuasai pemerintah di Yaman akan terus berlanjut, menargetkan “keluarga-keluarga yang paling rentan, sesuai dengan penyesuaian sumber daya yang diumumkan Agustus lalu,” kata pernyataan itu. Sementara itu, para pejabat Houthi tidak segera memberikan komentar atas keputusan badan tersebut.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Spanyol dan Irlandia Minta Komisi Eropa Selidiki Kepatuhan HAM Israel di Gaza

Sejak tahun 2014, perang di negara berpenduduk 30 juta orang ini telah menyebabkan ratusan ribu orang meninggal dunia dan jutaan lainnya mengungsi.

Konflik mereda sementara sejak gencatan senjata yang dinegosiasikan oleh PBB pada bulan April 2022. Tetapi penduduk menderita karena berkurangnya bantuan kemanusiaan, yang sangat mereka andalkan.

Tahun lalu, WFP mengurangi jatah di negara tersebut karena menipisnya dana yang disebabkan oleh inflasi global, yang meningkat setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi