Senin, 04/03/2024 - 07:52 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Ukraina Bersiap Menghadapi Perang Jangka Panjang

Pencari ranjau Ukraina mempersiapkan lokasi untuk peledakan terkendali ranjau anti-tank dan bahan peledak lainnya yang ditemukan di dekat kota Bucha, pada jarak militer di luar Kyiv (Kiev), Ukraina, Kamis (13/4/2023), di tengah invasi Rusia. Pasukan Rusia memasuki wilayah Ukraina pada 24 Februari 2022, memulai konflik yang memicu kehancuran dan krisis kemanusiaan. Bucha serta kota dan desa lain di bagian utara wilayah Kyiv menjadi medan perang ketika pasukan Rusia mencoba mencapai ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Februari dan Maret 2022.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

 KIEV — Warga Kota Kherson yang kini menetap di Kiev, Oleksii Tilnenko berharap tahun ini Ukraina dapat mengusir pasukan Rusia keluar dari wilayah yang mereka duduki. Saat 2023 akan segera berakhir, kampung halamannya di Kherson masih dihujani rudal dan hampir tidak ada perubahan di garis depan.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan
Berita Lainnya:
Rusia Tuntut Penyelidikan Internasional Jatuhnya Pesawat Il-76

Tilnenko yang kini membantu pengungsi dalam negeri (IDP) di Keiv yakin Rusia sedang membangun kembali angkatan bersenjata yang lebih besar untuk meningkatkan kekuatan perangnya.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

“Harapannya, entah bagaimana Barat dapat melakukan mobilisasi, entah bagaimana menghidupkan industri pertahanannya untuk memperbarui peralatan dan memproduksi apa yang dibutuhkan untuk membela warga negara biasa,” kata pria berusia 36 tahun itu, Rabu (6/12/2023).

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Parlemen Prancis Didesak Copot Presiden Macron karena Komentar Soal Ukraina

Konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II sudah berkecamuk selama lebih dari 21 bulan. Belum ada tanda-tanda pertempuran segera berakhir dan tidak ada pihak yang mendaratkan serangan yang berarti di medan perang.

ADVERTISEMENTS

Tentara Ukraina, yang tinggal di parit-parit yang membeku, mengakui mereka kelelahan menghadapi musim dingin kedua perang berskala besar dengan negara adidaya yang kaya akan sumber daya dan bersenjata nuklir. Populasi Rusia juga tiga kali lipat dibandingkan Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Ukraina tahu untuk dapat melanjutkan perang…

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi