Selasa, 27/02/2024 - 21:28 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

11 BUMN Merugi, DPR Minta Erick Thohir Menindaklanjuti

ADVERTISEMENT

BANDA ACEH – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 11 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak perusahaan pelat merah bermasalah. Di antaranya PT PLN (Persero) merugi Rp5,6 triliun dan PT Telkom (Persero) rugi Rp459,29 miliar.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza mengatakan, Menteri BUMN Erick Thohir harus menindaklanjuti temuan BPK tersebut agar tidak menjangkiti perusahaan lainnya.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Saya kira temuan BPK ini sebaiknya ditindaklanjuti oleh masing-masing BUMN, baik itu PLN maupun Telkom,” kata Faisol Riza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/12).

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
PLN Tekankan Pentingnya Budaya K3

Legislator dari Fraksi PKB DPR RI ini mengatakan, sejumlah perusahaan pelat merah tersebut harus mampu mengendalikan masalahnya dan menjalankan apa yang diminta BPK untuk diperbaiki.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

“Menurut saya, sebagai sebuah perusahaan yang sudah lama berkiprah, dan juga perusahaan yang memiliki reputasi besar, PLN dan Telkom maupun Pertamina, rasanya akan mematuhi apa yang sudah diminta oleh BPK,” kata Faisol.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Regulator Uni Eropa Setuju Bersyarat Merger Korean Air dan Asiana

Faisol menekankan, untuk menjadikan BUMN sebagai perusahaan dengan pengelolaan terbaik atau Good Corporate Governance (GCG) maka mereka harus mematuhi arahan Menteri BUMN dengan serius mengatasi permasalahannya.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Memang ini temuan penting, terutama untuk menjaga GCG, yang sudah menjadi aturan perusahaan secara serius, dan diminta betul oleh Menteri BUMN untuk dijalankan,” tutup Faisol.

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi